Profil dan Jejak Bisnis Fuad Hasan Masyhur, Pemilik Maktour yang Terseret Kasus Korupsi Haji

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fuad Hasan Masyhur, pengusaha dan politikus asal Indonesia. Dikenal sebagai pendiri dan pemimpin dari Maktour Indonesia, sebuah perusahaan biro perjalanan haji dan umrah terkemuka di Indonesia [Suara.com/Maktour]

Fuad Hasan Masyhur, pengusaha dan politikus asal Indonesia. Dikenal sebagai pendiri dan pemimpin dari Maktour Indonesia, sebuah perusahaan biro perjalanan haji dan umrah terkemuka di Indonesia [Suara.com/Maktour]

1TULAH.COM-Nama Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro perjalanan haji dan umrah terkemuka Maktour, kini menjadi sorotan publik. Ia baru-baru ini diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024 yang ditaksir merugikan negara hingga lebih dari Rp1 triliun.

Pada Kamis (28/8/2025), Fuad Hasan tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.55 WIB dan menunjukkan sikap kooperatif. Kepada media, ia menyatakan kehadirannya adalah bentuk ketaatan sebagai warga negara yang baik.

“Sebagai masyarakat yang baik, taat ya, kami dipanggil, kami harus datang,” ujar Fuad, seperti dikutip dari Antara.

Dalam keterangannya, Fuad juga menekankan bahwa perusahaannya, Maktour, telah berkiprah selama 41 tahun dengan integritas tinggi dan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dari Pengalaman Pahit Menjadi Tekad Bisnis

Kisah Fuad Hasan Masyhur dalam dunia travel haji dan umrah bermula pada tahun 1980-an, setelah ia kembali dari perjalanan di Tanah Suci yang mengecewakan. Pengalaman buruk dengan biro perjalanan yang ia gunakan, yang jauh dari standar yang diharapkan, menjadi titik balik baginya.

Baca Juga :  Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Ia membayangkan bagaimana ibadah haji akan terasa lebih khusyuk jika jemaah mendapatkan pelayanan yang rapi, nyaman, dan penuh perhatian. Dari situlah, tekadnya untuk membangun biro perjalanan dengan standar layanan yang lebih baik lahir.

Tekad tersebut terwujud dalam pendirian PT Maktour. Sejak saat itu, Maktour tumbuh menjadi salah satu biro perjalanan haji dan umrah yang paling diperhitungkan di Indonesia. Maktour dikenal sebagai pelopor dalam menghadirkan standar tinggi layanan, dengan mengedepankan profesionalisme, kenyamanan, dan pendekatan spiritual yang mendalam.

Maktour: Lebih dari 40 Tahun Melayani Jemaah

Melansir dari situs web resmi Maktour, biro ini telah memberangkatkan ribuan jemaah dari berbagai wilayah selama lebih dari 40 tahun. Maktour menawarkan berbagai pilihan paket haji dan umrah dengan jadwal keberangkatan yang pasti dan fasilitas premium. Beberapa kantornya tersebar di Cipinang, Pondok Gede, Rawamangun, hingga Cipayung.

Namun, kiprah bisnis Fuad tidak hanya terbatas pada Maktour. Pada tahun yang sama, ia juga dipercaya memimpin PT Kayu Meridian sebagai Presiden Komisaris. Selain itu, ia juga merupakan pendiri dan Presiden Komisaris PT Trinunggal Kharisma.

Baca Juga :  Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Dugaan Korupsi Kuota Haji dan Keterlibatan Maktour

Penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji ini secara resmi diumumkan oleh KPK pada 9 Agustus 2025. Kasus ini bermula dari kebijakan Kementerian Agama yang membagi kuota haji dengan rasio 50:50, yaitu 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus.

Kebijakan ini terang-terangan melanggar Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, yang dengan jelas mengatur bahwa kuota haji khusus seharusnya hanya sebesar 8 persen, sementara 92 persen sisanya adalah hak jemaah haji reguler.

KPK menduga adanya “permainan” kuota haji yang melibatkan biro-biro perjalanan, termasuk Maktour. Keterangan dari Fuad Hasan Masyhur dianggap sangat penting untuk mendalami kasus ini.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Kelanjutan kasus ini dan hasilnya akan menjadi sorotan publik, terutama bagi para jemaah haji dan umrah yang menuntut transparansi dan integritas dalam penyelenggaraan ibadah. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru