Minat Menabung Masyarakat Menurun, Ternyata Ini Penyebabnya

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menabung (sumber:freepik)

Ilustrasi menabung (sumber:freepik)

1TULAH.COM – Minat masyarakat untuk menyimpan uang mengalami penurunan di bulan Juli 2025. Indeks Menabung Konsumen (IMK) mencapai 82,2 poin, turun 1,6 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Komponen Indeks Waktu Menabung (IWM) turun 4,7 poin menjadi 90,5.

Sementara itu, komponen Indeks Intensitas Menabung (IIM) meningkat 1,4 poin menjadi 73,8.

Menurut Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, penurunan keinginan masyarakat untuk menabung terjadi karena pengeluaran rumah tangga semakin meningkat.

“Perkembangan ini mencerminkan intensitas dan niat menabung konsumen yang melandai seiring dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada awal tahun ajaran baru, di tengah pemberian stimulus ekonomi dalam jangka pendek,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin 11 Agustus 2025.

Baca Juga :  Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto 'Cat Eyes' di Balik Fitnah.

Jumlah orang yang mengatakan tidak pernah menabung di IIM mengalami penurunan, dari 26,7 persen pada bulan Juni 2025 menjadi 24,9 persen pada Juli 2025.

Dalam periode yang sama, persentase orang yang merasa jumlah tabungan mereka lebih sedikit dari rencana turun dari 52,5 persen menjadi 50 persen.

Di sisi IWM, jumlah responden yang menganggap saat ini adalah waktu yang tepat untuk menabung menurun dari 28,9 persen menjadi 26,4 persen.

Sementara itu, persentase responden yang mengatakan tiga bulan ke depan adalah waktu yang tepat untuk menabung naik dari 42,6 persen menjadi 38,6 persen.

Baca Juga :  Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berdasarkan kelompok pendapatan rumah tangga, IMK mengalami kenaikan di sebagian kelompok.

IMK meningkat pada kelompok RT dengan pendapatan hingga Rp 1,5 juta/bulan (naik 9,1 poin) dan RT dengan pendapatan antara Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta/bulan (naik 3,1 poin).

IMK pada kelompok RT dengan pendapatan di atas Rp 7 juta/bulan tetap di atas level 100 meskipun mengalami penurunan sebesar 8,8 poin.

Sementara itu, IMK untuk kelompok RT dengan pendapatan antara Rp 3 juta hingga Rp 7 juta/bulan turun 3,2 poin.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem
Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan
Waspada Efek Peniruan, Kemenkes Desak Penertiban Promosi Film Bertema Bunuh Diri
Modal Murah Hasil Mewah! Intip 7 Kegunaan Aloe Vera Pontianak untuk Kecantikan Wajah
Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis
Investasi Edukasi Iklim Lebih Murah! Eddy Soeparno Soroti Biaya Besar Dampak Bencana Alam
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Rabu, 15 April 2026 - 08:41 WIB

Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Selasa, 14 April 2026 - 06:08 WIB

Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Senin, 6 April 2026 - 12:46 WIB

Waspada Efek Peniruan, Kemenkes Desak Penertiban Promosi Film Bertema Bunuh Diri

Jumat, 3 April 2026 - 18:24 WIB

Modal Murah Hasil Mewah! Intip 7 Kegunaan Aloe Vera Pontianak untuk Kecantikan Wajah

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:35 WIB

Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis

Senin, 23 Maret 2026 - 17:05 WIB

Investasi Edukasi Iklim Lebih Murah! Eddy Soeparno Soroti Biaya Besar Dampak Bencana Alam

Berita Terbaru