Pesan Keras Presiden Prabowo: Korporasi Bertanggung Jawab Penuh Atas Karhutla!

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dalam beberapa waktu belakangan, sejumlah wilayah di Indonesia terjadi karhutla yang menyebabkan kabut asap hingga membuat warga terdampak. [Ist]

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dalam beberapa waktu belakangan, sejumlah wilayah di Indonesia terjadi karhutla yang menyebabkan kabut asap hingga membuat warga terdampak. [Ist]

1TULAH.COM-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi momok tahunan di Indonesia, menyebabkan kerugian lingkungan, ekonomi, dan kesehatan yang tak terhitung.

Namun, kini ada pesan keras dan sikap tegas dari Presiden Prabowo Subianto kepada korporasi yang lahannya terbakar demi kepentingan pembukaan lahan: pemerintah tidak akan menoleransi lagi kelalaian yang berujung pada karhutla.

Pergeseran Fokus: Dari Pemadaman ke Pencegahan dan Akuntabilitas Korporasi

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, mengungkapkan bahwa penekanan utama Presiden Prabowo adalah pada aspek pertanggungjawaban perusahaan. “Sesuai arahan tegas Presiden Prabowo Subianto, pemerintah mengambil sikap jelas bahwa tidak ada toleransi untuk pembakaran hutan sebagai cara membuka lahan,” ujar Budi Gunawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Sikap ini menandakan pergeseran fokus yang signifikan. Pemerintah kini tidak lagi sekadar berupaya memadamkan api, melainkan menuntut akuntabilitas korporasi sejak awal untuk mencegah karhutla. Presiden Prabowo menegaskan hal ini agar perusahaan dapat bertanggung jawab penuh terhadap lahan yang telah diberikan negara untuk dikelola. Ini adalah langkah krusial dalam upaya menanggulangi karhutla secara permanen.

Baca Juga :  Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Pendekatan Komprehensif: Penegakan Hukum, Teknologi Modern, dan Kesiapsiagaan Berkelanjutan

Pemerintah akan menerapkan pendekatan yang komprehensif dalam penanganan karhutla. Pendekatan ini menggabungkan:

  • Penegakan hukum yang tegas: Tidak ada lagi ruang untuk kelalaian atau kesengajaan dalam pembakaran lahan.
  • Dukungan teknologi modern: Pemerintah siap membantu transisi korporasi ke metode pembukaan lahan yang lebih baik dan ramah lingkungan. Presiden Prabowo secara khusus memberikan dukungan penuh untuk pembukaan lahan menggunakan alat-alat modern berteknologi tinggi.
  • Kesiapsiagaan berkelanjutan: Upaya pencegahan akan terus dilakukan secara konsisten, bukan hanya saat musim kemarau tiba.

Presiden Prabowo Subianto telah memimpin rapat terbatas di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk membahas langkah-langkah antisipasi karhutla. Rapat ini dihadiri oleh jajaran menteri terkait, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama selama musim kemarau.

Baca Juga :  Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Dukungan Pemerintah untuk Solusi Berkelanjutan

Menko Polkam Budi Gunawan juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo akan memfasilitasi pembukaan lahan dengan teknologi modern untuk mencegah karhutla. Ini adalah kabar baik bagi korporasi yang ingin beroperasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pemerintah tidak hanya memberikan ancaman, tetapi juga solusi dan dukungan untuk mencapai tujuan bersama: Indonesia bebas karhutla.

Dengan pesan keras dan dukungan nyata ini, diharapkan korporasi semakin menyadari pentingnya pencegahan karhutla dan beralih ke praktik pembukaan lahan yang ramah lingkungan. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan di Indonesia demi masa depan yang lebih baik. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam
Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:09 WIB

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam

Sabtu, 7 November 2026 - 07:30 WIB

Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Berita Terbaru