Koma 20 Tahun: Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud “Pangeran Tidur” Arab Saudi Meninggal Dunia

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleeping Prince Arab, pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud (Ist)

Sleeping Prince Arab, pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud (Ist)

1TULAH.COM-Kabar duka menyelimuti keluarga kerajaan Arab Saudi. Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud, yang akrab dijuluki “Pangeran Tidur” karena kondisi koma yang dialaminya selama hampir dua dekade, meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025) di usia 35 tahun.

Ia wafat setelah berjuang melawan dampak kecelakaan mobil yang terjadi hampir 20 tahun lalu. Berita sedih ini disampaikan langsung oleh kantor kerajaan Arab Saudi.

Kisah Harapan Sang Ayah dan Julukan “Pangeran Tidur”

Informasi mengenai wafatnya Pangeran Al-Waleed dikonfirmasi oleh ayahnya, Khalid bin Talal, melalui platform X (sebelumnya Twitter). Pangeran Khalid bin Talal dikenal luas karena keyakinannya yang teguh bahwa putranya akan sadar dari koma. Dedikasi dan harapan tanpa padam ini membuatnya selama 20 tahun menolak untuk mematikan alat bantu hidup yang menopang Pangeran Al-Waleed.

Pangeran Khalid bin Talal secara rutin mengunggah berbagai foto di media sosial saat menjenguk putranya di rumah sakit, bahkan pada hari-hari libur penting, menunjukkan cinta dan harapan yang tak pernah pudar. Kegigihan sang ayah inilah yang membuat kisah Pangeran Al-Waleed menjadi perhatian publik global, hingga ia dijuluki “Pangeran Tidur” Arab Saudi. Beberapa kali sempat beredar rumor mengenai kondisi kesehatannya yang membaik, namun sayangnya tidak pernah bisa dikonfirmasi secara resmi.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Menurut laporan kantor berita SPA, yang mengutip pernyataan kantor kerajaan, upacara pemakaman Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud akan dilaksanakan pada hari Ahad ini di Masjid Agung Imam Turki bin Abdullah di Riyadh.

Prol Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud: Sosok yang Menjanjikan

Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud, yang lahir pada April 1990, adalah putra sulung dari Pangeran Khaled bin Talal Al-Saud dan keponakan dari miliarder Arab Saudi, Pangeran Al-Waleed bin Talal. Sebelum insiden tragis yang mengubah hidupnya, Pangeran Al-Waleed dipandang sebagai salah satu anggota keluarga kerajaan Arab Saudi yang memiliki masa depan menjanjikan.

Kondisi koma panjang Pangeran Al-Waleed bermula dari kecelakaan mobil hebat di London pada tahun 2005. Kala itu, ia baru berusia 15 tahun dan sedang menempuh pendidikan militer di sebuah akademi di Inggris. Kecelakaan tersebut menyebabkan trauma otak serius dan pendarahan internal yang parah. Setelah sempat dirawat intensif di London, ia kemudian dipindahkan ke King Abdulaziz Medical City di Riyadh, Arab Saudi. Sejak saat itu, ia menjalani perawatan dalam kondisi koma hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga :  Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Selama bertahun-tahun, Pangeran Al-Waleed hanya menunjukkan sedikit tanda-tanda respons fisik. Salah satu momen yang sempat viral adalah ketika ia terekam menggerakkan jari dan tangannya secara perlahan saat merespons sapaan dari seseorang pada tahun 2020. Momen singkat tersebut sempat memicu gelombang harapan baru, namun meskipun demikian, kondisi kesehatannya tetap kritis hingga akhir hayatnya.

Berita meninggalnya Pangeran Al-Waleed dengan cepat menyebar di media sosial dengan tagar #SleepingPrince, menjadi penutup kisah panjang seorang pangeran yang telah tidur selama hampir 20 tahun. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia
Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan
HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:46 WIB

HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru