PHK Makin Menjamur, Ketua DPR Minta Pemerintah Beri Perlindungan Bagi Pekerja Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi phk [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus]

Ilustrasi phk [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus]

 

1TULAH.COM – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menanggapi meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia dan mendesak pemerintah untuk hadir memberikan solusi nyata.

Ia menyoroti fakta bahwa banyak pekerja yang terpaksa beralih ke sektor informal karena ketidakseimbangan antara jumlah lapangan pekerjaan dan pertumbuhan angkatan kerja.

Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan para pekerja yang terdampak PHK berjuang sendiri menghadapi transisi ekonomi yang sulit.

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Puan meminta agar pemerintah tidak hanya mengandalkan program pelatihan atau bantuan sosial yang bersifat sementara.

Ia menekankan pentingnya pendampingan jangka panjang serta pembentukan ekosistem usaha yang memungkinkan mantan pekerja formal berkembang sebagai pelaku usaha kecil dan menengah.

Program pemberdayaan, menurut Puan, harus menyentuh aspek pembiayaan, digitalisasi, serta akses pasar yang lebih luas agar benar-benar berdampak dan bukan sekadar pengalihan tanggung jawab.

Baca Juga :  Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Lebih lanjut, ia menilai bahwa tingginya angka PHK menjadi indikasi kelemahan sistem ketenagakerjaan saat ini dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.

Puan mengajak pemerintah untuk memperkuat model ekonomi kerakyatan yang berbasis kewirausahaan produktif dan mampu bersaing secara global.

Ia menegaskan bahwa PHK seharusnya bisa menjadi awal dari kebangkitan ekonomi rakyat, asalkan pemerintah benar-benar hadir dan tidak lepas tangan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting
Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:36 WIB

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto Muhidin, saat memimpin rapat koordinasi TPPS tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung A Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 Apr 2026 - 21:36 WIB