Benarkah Kurang Tidur Bisa Picu Penurunan Fungsi Otak dan Demensia?

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi tidur. (sumber: Freepik)

lustrasi tidur. (sumber: Freepik)

1TULAH.COM – Kualitas tidur memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan otak serta risiko berkembangnya demensia, sebagaimana disoroti dalam sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Neurology.

Penelitian itu mengungkapkan bahwa individu berusia 30 hingga 40 tahun yang mengalami gangguan tidur berat memiliki kemungkinan dua hingga tiga kali lebih tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif, termasuk daya ingat kerja, kemampuan eksekutif, dan kecepatan pemrosesan informasi dalam kurun waktu sepuluh tahun.

Para peneliti menyoroti pentingnya tidur nyenyak dan fase tidur REM dalam menjaga kesehatan otak. Kurangnya kedua fase tersebut dapat menyebabkan penyusutan jaringan otak yang menyerupai perubahan awal pada penderita Alzheimer.

Tidur terdiri dari empat tahap, yakni dua fase tidur ringan, tidur dalam (gelombang lambat), dan fase REM. Setiap siklus tidur berlangsung sekitar 90 menit dan berulang beberapa kali sepanjang malam.

Baca Juga :  Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Menurut Matthew Pase dari Monash University, tidur dalam dan REM mendukung pemulihan otak dari kelelahan dan stres, membantu konsolidasi memori, serta mengatur sistem metabolisme dan hormon tubuh.

Pada fase tidur dalam, otak membersihkan limbah, termasuk protein amiloid yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer, sementara fase REM berfungsi mengolah emosi dan informasi yang diterima selama terjaga.

Jika proses pembersihan otak terganggu dalam jangka panjang—dikenal sebagai kegagalan glimfatik—maka risiko demensia dapat meningkat secara signifikan.

Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa durasi tidur REM yang singkat serta keterlambatan memasuki fase tersebut dapat menjadi indikator awal kemungkinan demensia.

Meskipun masih sulit menentukan apakah gangguan tidur menyebabkan demensia atau sebaliknya, para peneliti meyakini bahwa pola tidur yang buruk memperburuk penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.

Baca Juga :  Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Penuaan alami sendiri memang sudah meningkatkan risiko demensia, dan pada saat yang sama turut mengganggu kualitas tidur.

Para ahli menyarankan untuk menjaga durasi tidur sekitar tujuh jam setiap malam guna memberikan kesempatan bagi otak menjalani siklus tidur yang optimal.

Konsistensi waktu tidur dan bangun, serta melakukan aktivitas otak seperti mempelajari keterampilan baru, diyakini dapat meningkatkan kebutuhan akan tidur dalam yang memulihkan.

Selain itu, olahraga teratur dan pengelolaan stres turut membantu memperlancar sirkulasi darah ke otak dan mendukung proses pembersihan internal.

Memberikan waktu istirahat yang cukup memungkinkan otak bekerja secara optimal untuk menjaga fungsi kognitif jangka panjang.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim
Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Minggu, 5 April 2026 - 20:10 WIB

Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:42 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:52 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:14 WIB

Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB