Jemaah Haji 2025 Wajib Tahu! Vaksin yang Harus dan Disarankan Sebelum Berangkat

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Sebelum menjalankan ibadah haji, para calon jemaah diwajibkan menjalani vaksinasi sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit menular yang rentan menyebar di tengah kerumunan besar.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan sejumlah jenis vaksin yang wajib dipenuhi dan beberapa lainnya yang direkomendasikan guna menjamin perlindungan kesehatan jemaah selama di Tanah Suci. Ketentuan ini disesuaikan dengan persyaratan dari pemerintah Arab Saudi.

Salah satu vaksin yang diwajibkan adalah vaksin meningitis meningokokus. Vaksin ini harus diberikan kepada semua jemaah haji yang berusia di atas dua tahun dan wajib diterima minimal sepuluh hari sebelum keberangkatan.

Vaksin meningitis ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu vaksin polisakarida quadrivalent dengan masa berlaku selama tiga tahun dan vaksin konjugasi quadrivalent yang masa berlakunya hingga lima tahun.

Pemerintah Arab Saudi menetapkan vaksin ini sebagai syarat utama bagi siapa pun yang masuk ke negaranya dengan visa haji maupun umrah.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Kementerian Kesehatan RI juga menegaskan hal tersebut melalui surat edaran resmi mengenai pelaksanaan vaksinasi meningitis untuk jemaah haji dan umrah.

Selain vaksin meningitis, vaksin polio juga merupakan vaksin wajib bagi jemaah asal negara yang tergolong memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit polio, termasuk Indonesia.

Vaksin polio, baik jenis bOPV (oral) maupun IPV (injeksi), harus diberikan dalam rentang waktu empat minggu hingga maksimal dua belas bulan sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Di samping dua vaksin wajib tersebut, pemerintah juga merekomendasikan sejumlah vaksin tambahan guna meningkatkan imunitas jemaah.

Salah satunya adalah vaksin pneumonia, yang sangat dianjurkan bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Interaksi intensif dengan banyak orang selama ibadah berisiko meningkatkan penularan penyakit saluran pernapasan, sehingga vaksin pneumonia diharapkan mampu memberikan perlindungan tambahan. Vaksin ini sebaiknya diberikan minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Vaksin influenza juga termasuk dalam daftar vaksin yang direkomendasikan. Vaksin ini berguna untuk mencegah infeksi virus influenza yang dapat mengganggu kenyamanan dan kelancaran ibadah.

Jemaah lansia, khususnya yang berusia 65 tahun ke atas, serta mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, sangat disarankan untuk mendapatkan vaksin ini.

Terakhir, vaksin COVID-19 juga masuk dalam daftar vaksin yang dianjurkan. Seluruh calon jemaah diharapkan sudah mendapatkan vaksin COVID-19 hingga dosis booster kedua paling lambat dua minggu sebelum berangkat.

Bagi jemaah yang tidak memungkinkan menerima vaksin ini karena alasan medis, pemerintah akan menerbitkan surat keterangan khusus sebagai bukti pengecualian.

Seluruh upaya vaksinasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah haji.

Dengan vaksinasi yang tepat dan sesuai ketentuan, diharapkan ibadah haji dapat dijalani dengan lancar dan bebas dari risiko penyakit serius.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru