1TULAH.COM – Kebiasaan tidur setelah sahur merupakan hal yang sering dilakukan selama bulan Ramadan.
Namun, kebiasaan ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, terutama pada sistem pencernaan. Setelah mengonsumsi makanan, tubuh membutuhkan waktu untuk mencernanya secara optimal.
Jika seseorang langsung berbaring dan tidur setelah sahur, proses pencernaan bisa terganggu, sehingga meningkatkan risiko gangguan seperti refluks asam lambung serta berbagai masalah pencernaan lainnya.
Menurut dr. Andhika Respati, seorang spesialis kedokteran olahraga, tidur setelah makan tidak dianjurkan karena dapat memperlambat proses pencernaan dan memicu gangguan kesehatan.
Tubuh memerlukan waktu tertentu untuk mengolah makanan yang telah dikonsumsi, sementara posisi berbaring setelah makan dapat memperburuk kondisi pencernaan.
Kebiasaan ini lebih berisiko bagi individu yang memiliki riwayat GERD atau penyakit refluks gastroesofagus.
Saat seseorang berbaring setelah makan, tekanan dalam lambung meningkat, yang dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti nyeri dada atau sensasi terbakar di tenggorokan.
Untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, dr. Andhika menyarankan agar pola tidur tetap teratur dan konsisten.
Salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah dengan tidur lebih awal setelah selesai melaksanakan Shalat Tarawih, sekitar pukul 20.00 hingga 20.30.
Dengan cara ini, seseorang bisa tidur sekitar pukul 21.00 dan tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum bangun sahur sekitar pukul 03.00.
Pola tidur ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang tidak perlu menyiapkan makanan sahur, karena memungkinkan tubuh untuk mendapatkan durasi tidur yang mendekati ideal.
Jika waktu tidur di malam hari masih belum mencukupi, tidur siang dapat menjadi solusi untuk membantu menyegarkan tubuh.
Meski demikian, tidur siang tidak bisa sepenuhnya menggantikan tidur malam, tetapi dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan fokus saat beraktivitas di siang hari.
Sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan tubuh selama Ramadan, dr. Andhika juga menyarankan agar seseorang tetap berusaha mencukupi waktu tidur pada hari-hari berikutnya serta mengonsumsi makanan bergizi agar tubuh tetap bugar meskipun pola tidur mengalami perubahan selama bulan puasa.
Penulis : Laili R

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)


![ilustrasi penangkapan, borgol. [Envato Elements]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/golkar-tewas-225x129.jpg)

![Viral! Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berujung Satu Kelas Minta Maaf. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/minta-maaf-pelajar-225x129.jpg)






![ilustrasi penangkapan, borgol. [Envato Elements]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/golkar-tewas-360x200.jpg)








