Kenapa Tidur Setelah Sahur Tidak Disarankan? Ini Bahayanya untuk Pencernaan

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi tidur. (sumber: Freepik)

lustrasi tidur. (sumber: Freepik)

1TULAH.COM – Kebiasaan tidur setelah sahur merupakan hal yang sering dilakukan selama bulan Ramadan.

Namun, kebiasaan ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, terutama pada sistem pencernaan. Setelah mengonsumsi makanan, tubuh membutuhkan waktu untuk mencernanya secara optimal.

Jika seseorang langsung berbaring dan tidur setelah sahur, proses pencernaan bisa terganggu, sehingga meningkatkan risiko gangguan seperti refluks asam lambung serta berbagai masalah pencernaan lainnya.

Menurut dr. Andhika Respati, seorang spesialis kedokteran olahraga, tidur setelah makan tidak dianjurkan karena dapat memperlambat proses pencernaan dan memicu gangguan kesehatan.

Tubuh memerlukan waktu tertentu untuk mengolah makanan yang telah dikonsumsi, sementara posisi berbaring setelah makan dapat memperburuk kondisi pencernaan.

Kebiasaan ini lebih berisiko bagi individu yang memiliki riwayat GERD atau penyakit refluks gastroesofagus.

Saat seseorang berbaring setelah makan, tekanan dalam lambung meningkat, yang dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti nyeri dada atau sensasi terbakar di tenggorokan.

Untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, dr. Andhika menyarankan agar pola tidur tetap teratur dan konsisten.

Salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah dengan tidur lebih awal setelah selesai melaksanakan Shalat Tarawih, sekitar pukul 20.00 hingga 20.30.

Dengan cara ini, seseorang bisa tidur sekitar pukul 21.00 dan tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum bangun sahur sekitar pukul 03.00.

Pola tidur ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang tidak perlu menyiapkan makanan sahur, karena memungkinkan tubuh untuk mendapatkan durasi tidur yang mendekati ideal.

Jika waktu tidur di malam hari masih belum mencukupi, tidur siang dapat menjadi solusi untuk membantu menyegarkan tubuh.

Meski demikian, tidur siang tidak bisa sepenuhnya menggantikan tidur malam, tetapi dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan fokus saat beraktivitas di siang hari.

Sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan tubuh selama Ramadan, dr. Andhika juga menyarankan agar seseorang tetap berusaha mencukupi waktu tidur pada hari-hari berikutnya serta mengonsumsi makanan bergizi agar tubuh tetap bugar meskipun pola tidur mengalami perubahan selama bulan puasa.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa(PKB) H Paramana Setiawan saat memberikan tangganapn di paripurna (Dadang Hardiwan)

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul

DPRD BARUT

Ini Sejumlah Harapan Fraksi PKB untuk APBD Tahun Anggaran 2026

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:05 WIB

Bupati erius mendengarkan penjelasan kabid kedaruratan dan logistik, Rizali Hadi, S.Sos

Muara Teweh

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:59 WIB