Luar Biasa! Dari Retribusi Tambat Kapal, Dishub Barut Berhasil Raup PAD Rp 7,8 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal pengangkut batu bara saat tambat di Sungai Barito wilayah Barito Utara, Kalteng. Foto: Rohman/suaradayak.com

Kapal pengangkut batu bara saat tambat di Sungai Barito wilayah Barito Utara, Kalteng. Foto: Rohman/suaradayak.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Dinas Perhubungan (Dishub) Barito Utara (Barut), Kalteng, berhasil meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 7,8 miliar lebih dari retribusi jasa tambat kapal di perairan Sungai Barito selama di 2024 lalu.

Sekretaris Dishub Barut, Rijalfi, mengatakan realisasi PAD dari retribusi tambat kapal laut Rp 7.850.000.380.

“Awalnya Dishub ditargetkan PAD dari retribusi tambat kapal di Sungai Barito wilayah Barut Rp 6.640.000.000, ” kata Rijal, sapaan akrabnya kepada awak media, Kamis, 23 Januari 2025.

Baca Juga :  Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Rijal bilang, realisasi retribusi jasa tambat kapal bisa melewati target, karena dua alasan. Jumlah produksi tambang naik dan nilai tarif naik.

Sumber PAD dari retribusi jasa tambat kapal laut, antara lain berupa pemasangan rambu di lokasi, pengawalan dan pengaturan tambat dan bongkar muat, meregistrasi bukti lapor, dan memediasi antarpemilik tanah dengan kapal yang hendak tambat.

Baca Juga :  Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Adapun retribusi jasa tambat kapal menjadi salah satu andalan PAD Barut, dikarenakan kapal pengangkut batu bara kian banyak berlayar di Sungai Barito.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
Bupati Shalahuddin dan Wabup Tinjau Langsung Pengerjaan Rehabilitasi Tiara Batara
Barito Utara Berduka, Ribuan Warga Antarkan H. Nadalsyah ke Peristirahatan Terakhir di Islamic Center

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:41 WIB

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Tinjau Langsung Pengerjaan Rehabilitasi Tiara Batara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Barito Utara Berduka, Ribuan Warga Antarkan H. Nadalsyah ke Peristirahatan Terakhir di Islamic Center

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB