Daftar Konglomerat Indonesia Terkaya: Forbes Rilis Data Terbaru November 2024

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi konglomerat. (freepik)

Ilustrasi konglomerat. (freepik)

1TULAH.COM-Dunia bisnis Indonesia kembali menyajikan fakta menarik. Forbes, majalah bisnis ternama dunia, baru saja merilis daftar orang terkaya di Indonesia pada November 2024. Siapa saja yang berhasil menduduki peringkat teratas dan sektor bisnis apa yang mendominasi daftar ini? Mari kita simak bersama.

Prajogo Pangestu Kokoh di Puncak

Untuk tahun ini, Prajogo Pangestu kembali mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya di Indonesia. Dengan kekayaan yang mencapai 50,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 806 triliun, pendiri PT Barito Pacific ini semakin memperkuat dominasinya di dunia bisnis Tanah Air. Keberhasilannya ini tidak lepas dari kesuksesan perusahaan-perusahaan di bawah naungannya, terutama di sektor petrokimia.

10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2024

Berikut adalah 10 orang terkaya di Indonesia berdasarkan data terbaru Forbes:

  1. Prajogo Pangestu – Pemilik PT Barito Pacific (Petrokimia) dengan kekayaan 50,9 miliar dolar AS atau Rp806 triliun.
  2. Budi Hartono – Pemilik BCA dan Djarum dengan kekayaan 26,7 miliar dolar AS atau Rp 423 triliun.

 

  1. Michael Hartono – Pemilik BCA dan Djarum dengan kekayaan 25,6 miliar dolar AS atau Rp 405 triliun.
  2. Low Tuck Kwong – Pendiri PT Bayan Resources (tambang batu bara) dengan kekayaan 24,3 miliar dolar AS atau Rp 380 triliun.
  3. Sri Prakash Lohia – Pemilik PT Indo-Rama Synthetics dan Indorama Corporation (tekstil dan petrokimia) dengan kekayaan 8,5 miliar dolar AS atau Rp 133 triliun.
  4. Agoes Projosasmito – Presiden Komisaris Amman Mineral Indonesia (tambang tembaga dan emas), kekayaan 6,6 miliar dolar AS atau Rp 104 triliun.
  5. Tahir Family – Pemilik Grup Mayapada (kesehatan, real estate, perbankan) dengan kekayaan 6,3 miliar dolar AS atau Rp 99 triliun.
  6. Chairul Tanjung – Pemilik CT Corp dengan kekayaan 5,3 miliar dolar AS atau Rp 83 triliun.
  7. Djoko Susanto – Pendiri Alfamart, kekayaan 4,8 miliar dolar AS atau Rp 76 triliun.
  8. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono – Pemilik Harita Group (nikel, bauksit, batu bara, kelapa sawit) dengan kekayaan 4,3 miliar dolar AS atau Rp 67 triliun.
Baca Juga :  Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Sektor Bisnis yang Mendominasi

Baca Juga :  Pemkab Mura Siapkan Dua Skema Beasiswa melalui Kartu Hebat Mahasiswa

Dari daftar di atas, dapat dilihat bahwa sektor pertambangan, perbankan, dan konglomerasi masih menjadi sektor yang paling banyak melahirkan orang terkaya di Indonesia. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam sektor-sektor tersebut.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peringkat

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perubahan peringkat dalam daftar orang terkaya di Indonesia antara lain:

  • Kinerja perusahaan: Kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan akan berdampak langsung pada kekayaan pemiliknya.
  • Fluktuasi nilai tukar: Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga akan mempengaruhi nilai kekayaan yang dinyatakan dalam dolar AS.
  • Diversifikasi bisnis: Pemilik bisnis yang berhasil melakukan diversifikasi ke berbagai sektor akan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap fluktuasi ekonomi.

Daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes memberikan gambaran yang menarik tentang dinamika bisnis di Tanah Air. Meskipun beberapa nama tetap berada di posisi teratas, namun selalu ada pergeseran dan perubahan yang terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan bisnis di Indonesia semakin ketat dan menarik untuk diikuti. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB

Muara Teweh

PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:32 WIB