Lansia Rentan Obesitas dan Gangguan Ginjal? Simak Faktanya di Sini!

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lansia. [Dok.Antara]

Ilustrasi lansia. [Dok.Antara]

1TULAH.COM – Dokter spesialis gizi klinik Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Mahar Mardjono Jakarta, dr. Rozana Nurfitri Yulia mengatakan jika penurunan fungsi organ merupakan hal yang sudah umum terjadi pada seseorang yang telah memasuki umur 60 tahun ke atas atau lanjut usia (lansia).

Rozana menjelaskan jika perubahan fungsi organ ini terhubung erat dengan komposisi tubuh, seperti massa otot dan massa lemak, dan juga fungsi organ dan aktivitas fisik. Kondisi ini juga memberi dampak pada kemampuan makan dan kebutuhan nutrisi pada lansia.

“Pada lansia, biasanya terjadi penurunan massa otot, yang digantikan dengan massa lemak. Kondisi ini bisa menyebabkan obesitas,” katanya, Rabu (4/9/2024).

Menurunnya massa otot menyebabkan berkurangnya total cairan tubuh, yang bisa mempengaruhi pada rasa haus yang menurun serta menurunnya fungsi ginjal. Hal ini mengganggu fungsi saluran cerna dan juga kemampuan indera pengecapan, yang semakin berkurang seiring bertambahnya usia.

“Indera pengecap yang berkurang sering kali mengurangi kemampuan mendeteksi rasa, terutama pada lansia yang menderita stroke,” ucapnya.

Selain itu, produksi air liur yang menurun pada lanjut usia menyebabkan proses mengunyah dan menelan jadi lebih sulit, yang membuat asupan makanan berkurang. Penurunan fungsi esofagus dan asam lambung juga berpengaruh dalam proses pembentukan vitamin dan mineral, yang sangat penting untuk lansia.

Rozana juga menjelaskan jika dosis obat pada lansia biasanya akan dikurangi karena penurunan fungsi organ hati yang menyebabkan berkurangnya produksi enzim terkait metabolisme. Fungsi hati yang menurun juga mempengaruhi produksi albumin, serta protein penting dalam darah.

Untuk mengatasi hal ini, Rozana menyarankan agar lansia tetap aktif bergerak untuk mencegah konstipasi atau buang air besar yang keras. Selain itu, asupan cairan yang cukup dan dan mengkonsumsi vitamin juga penting untuk menjaga imunitas lansia.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Modal Murah Hasil Mewah! Intip 7 Kegunaan Aloe Vera Pontianak untuk Kecantikan Wajah
BPJS PBI-JK Anda Nonaktif? Kini Masyarakat Bisa Melapor Lewat YLKI dan Kemensos
Legenda Film Laga Willy Dozan Bicara Soal Penuaan dan Pengapuran Tulang
Jeritan Pasien Gagal Ginjal! BPJS PBI Dicabut Sepihak, Nyawa Rakyat Kecil Diujung Tanduk
Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs
Mengenal Jenis dan Harga Botox Wajah 2026: Solusi Awet Muda Tanpa Operasi
Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda
Apa Itu Super Flu? Mengenal Varian Baru H3N2 yang Masuk ke Indonesia dan Bedanya dengan Flu Biasa

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 18:24 WIB

Modal Murah Hasil Mewah! Intip 7 Kegunaan Aloe Vera Pontianak untuk Kecantikan Wajah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:28 WIB

BPJS PBI-JK Anda Nonaktif? Kini Masyarakat Bisa Melapor Lewat YLKI dan Kemensos

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:00 WIB

Legenda Film Laga Willy Dozan Bicara Soal Penuaan dan Pengapuran Tulang

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:39 WIB

Jeritan Pasien Gagal Ginjal! BPJS PBI Dicabut Sepihak, Nyawa Rakyat Kecil Diujung Tanduk

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:24 WIB

Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:25 WIB

Mengenal Jenis dan Harga Botox Wajah 2026: Solusi Awet Muda Tanpa Operasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:56 WIB

Apa Itu Super Flu? Mengenal Varian Baru H3N2 yang Masuk ke Indonesia dan Bedanya dengan Flu Biasa

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto Muhidin, saat memimpin rapat koordinasi TPPS tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung A Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 Apr 2026 - 21:36 WIB