Dampak Perang Iran vs Israel, WNI Diminta Bersiap Situasi Terburuk

- Jurnalis

Senin, 15 April 2024 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstran mengibarkan bendera Iran dan bendera Palestina saat mereka berkumpul setelah Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel di depan Kedutaan Besar Inggris di Teheran, Iran, Minggu (14/4/2024) (sumber: suara.com)

Demonstran mengibarkan bendera Iran dan bendera Palestina saat mereka berkumpul setelah Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel di depan Kedutaan Besar Inggris di Teheran, Iran, Minggu (14/4/2024) (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia dan perwakilan Indonesia di Timur Tengah mengeluarkan imbauan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berencana bepergian ke Iran dan Israel untuk menunda perjalanan mereka sementara waktu.

Imbauan itu disampaikan menyusul eskalasi konflik antara Iran dan Israel, terutama usai Iran melancarkan serangan balik pada Sabtu (13/4/2024).

Akibat dari situasi keamanan yang memanas di Timur Tengah, sejumlah negara di kawasan itu telah membatasi atau bahkan menutup wilayah udara mereka untuk penerbangan komersial dan lainnya.

WNI yang mempunyai rencana perjalanan melalui wilayah udara atau transit di bandara Timur Tengah saat ini diminta untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan jadwal penerbangan.

Kemlu juga menyarankan agar segera menghubungi maskapai penerbangan masing-masing untuk mendapatkan pembaruan terkait jadwal penerbangan.

Imbauan tersebut diperkuat oleh pernyataan resmi yang diterbitkan oleh Kemlu, yang menggarisbawahi perlunya penundaan rencana perjalanan bagi WNI yang akan menuju Iran dan Israel.

Baca Juga :  Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Kemlu dan perwakilan RI di Timur Tengah masih terus mengawasi perkembangan situasi yang terjadi pasca-serangan Israel terhadap fasilitas diplomatik Iran di Damascus, serta serangan balasan yang dilakukan oleh Iran ke Israel.

WNI di Iran, Israel dan wilayah yang dekat dengan kedua negara diminta untuk bersiap menghadapi situasi darurat dan segera menghubungi nomor hotline Perwakilan RI terdekat atau menggunakan aplikasi bergerak Safe Travel Kemlu.

Sebelumnya, sejumlah maskapai besar di wilayah Timur Tengah sudah membatalkan jadwal penerbangan mereka menyusul serangan yang dilakukan Iran ke Israel sejak Sabtu (13/4/2024).

Maskapai itu juga melakukan penyesuaian rute pada beberapa penerbangan. Emirates Airlines, misalnya, membatalkan sejumlah penerbangan mereka, sedangkan Etihad Airways membatalkan layanan untuk penumpang menuju Tel Aviv, Israel, dan Amman, Yordania pada hari ini, Minggu (15/4/2024).

Baca Juga :  El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA

Fly Dubai Uni Emirat Arab mengeluarkan pernyataan resmi yang mengindikasikan jika beberapa penerbangan mereka terkena dampak dari penutupan sementara wilayah udara di kawasan tersebut.

Serangan Iran ke Israel menyebabkan pembatalan penerbangan serupa dari Lebanon, Mesir, dan Kuwait, yang diumumkan usai beberapa negara Arab menutup wilayah udara mereka. Di lain sisi, sejumlah maskapai Israel melaporkan jika penerbangan mereka sudah kembali normal hari ini usai wilayah udara dibuka kembali sejak pukul 07.30 pagi waktu setempat.

Iran melakukan serangan langsung pertamanya ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam, dengan meluncurkan sekelompok drone peledak serta menembakkan rudal ke wilayah tersebut.

Terkini, Presiden AS, Joe Biden kabarnya menolak untuk ikut campur dalam perang yang melibatkan Israel dan Iran.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA
Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:40 WIB

El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Kamis, 30 April 2026 - 10:37 WIB

Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?

Berita Terbaru