Paman dan Ponakan Baku Timpas di Desa Tongka, Sama-sama Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

- Jurnalis

Senin, 1 April 2024 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perkelahian

Ilustrasi perkelahian

1TULAH.COM, Muara Teweh- Bison (paman) dan Ranggai(ponakan) saling baku timpas, Minggu 31 Maret 2024, siang.

Keduanya sama-sama terluka hingga harus dilarikan ke RSUD Muara Teweh.

Hingga berita ini tayang belum diketahui sebab musabab keduanya saling serang hingga mengakibatkan saling luka.

Sang paman (Bison) mengalami luka di kepala. Sementara Ranggai mengalami luka cukup parah di bagian tangan.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kapolsek Gunung Timang Iptu Ade Sumarna, saat di rumah sakit membenarkan.

Baca Juga :  13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Perkelahian antara paman dan ponakan. “Sampai saat ini dari kedua belah pihak tidak ada yang melapor. Kita akan upayakan untuk berdamai. tapi jika ada yang melapor kami pun siap,” kata Kapolsek Iptu Ade Sumarna.

Sementara itu, salah satu dari pihak keluarga yang enggan namanya dipublish mengatakan, cerita dari keluarga di kampung, sang paman (Bison) menyerang ke rumah Ranggai.

Di sana terjadi cek cok antar keduanya. Lalu sang paman menyerang lebih dahulu keponakannya Ranggai. Lalu di balas oleh Ranggai.

Baca Juga :  Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

“Usai berkelahi keduanya sama-sama lari. Bison lari ke arah Desa Kandui. Sementara Ranggai lari ke Desa Batu Raya. Dan malam ini keduanya sudah ada di rumah sakit,” tuturnya.

Pantauan media ini di Rumah Sakit sekira pukul 21.30 WIB, polisi berpakaian preman banyak di rumah sakit, termasuk Kapolsek Gunung Timang. (*)

 

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:41 WIB

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Berita Terbaru