Rektor Universitas Pancasila Nonaktif Umbar Kesedihan, Membela Diri Atas Tuduhan Pelecehan Seksual

- Jurnalis

Jumat, 1 Maret 2024 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Toet Hendratno memberikan klarifikasi atas kasus dugaan pelecahan seksual yang dituduhkan terhadapnya di Jakarta, Kamis (29/2/2024). (sumber: suara.com)

Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Toet Hendratno memberikan klarifikasi atas kasus dugaan pelecahan seksual yang dituduhkan terhadapnya di Jakarta, Kamis (29/2/2024). (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Edie Toet Hendratno, rektor Universitas Pancasila nonaktif, berikan klarifikasi atas kasus dugaan pelecahan seksual yang dituduhkan kepada dirinya. Ia membantah melakukan perbuatan bejat itu.

Edie merasa sedih dan malu dengan perkara yang dikaitkan dengan namanya sebagai petinggi universitas.

“Mungkin Bapak/Ibu enggak bisa menggambarkan kesedihan saya, malu saya, dan sedih saya. Karena apa? Selama saya mengabdi di dunia pendidikan, baru sekali ini saya dihina. Dijadikan korban character assasination, pembunuhan karakter,” kata Edie dalam konferensi pers di sebuah hotel kawasan Jakarta Pusat, Kamis (29/2/2024).

“Bapak dan Ibu sekalian, saya punya keluarga. Saya punya istri dan anak-anak yang sudah besar. Bisa dibayangkan enggak, betapa mereka sedih dan malu ayahnya di perlakukan seperti ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sebagai seorang pendidik, Edie menyebut dirinya sangat menjaga etika.

“Padahal, seorang dosen atau guru orang yang betul menjaga etika dan budi. Saya sangat malu di depan semua orang. Makanya saya pakai topi,” ujarnya.

Edie mengatakan, pelecahan yang dituduhkan terhadap dirinya berkaitan dengan adanya proses pergantian rektor di Universitas Pancasila. Bersamaan dengan hal tersebut, Edie disebut berpotensi kembali menjabat.

“Selama dua bulan ini saya mendapat hinaan, cercaan, tuduhan yang sangat tidak beretika. Dan itu tidak saya lakukan sama sekali. Tetapi, memang saya menjadi sasaran utama untuk kegiatan ini, yaitu kegiatan yang sedang berjalan di Universitas Pancasila, pemilihan rektor,” ujarnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Terdapat dua laporan terkait dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Edie. Pertama laporan dari terduga korban RZ ke Polda Metro Jaya pada 12 Januari lalu. Laporan kedua dari DF ke Bareskrim Polri pada 29 Januari. Tetapi, belakangan perkaranya dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary mengatakan, walau dua laporan merujuk kepada Edie sebagai terlapor, tetapi penanganan perkaranya dilakukan secara terpisah. RZ terduga korban telah menjalani pemeriksan. Sementara, DF diagendakan menjalani pemeriksan pada 5 Maret 2024 mendatang.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Berita Terbaru