Anies Baswedan Curhat di Akun Sosmed X: Pilpres Bukan Menentukan Foto Siapa Dipajang di Kelas

- Jurnalis

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan Fery Farhati Kenakan Baju Couple AMIN Rancangan Dian Pelangi. (Sumber: suara.com)

Anies Baswedan Fery Farhati Kenakan Baju Couple AMIN Rancangan Dian Pelangi. (Sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Rasyid Baswedan atau yang akrab disapa Anies Baswedan, mencurahkan isi hatinya tentang kondisi mayoritas masyarakat Indonesia dalam menghadapi Pemilu.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa masih banyak warga yang belum memahami arti pentingnya Pemilu. Luapan curhat itu disampaikan Anies Baswedan dalam sebuah rekaman suara yang diunggahnya di akun media sosial X @aniesbaswedan pada Rabu (28/2/2024) malam.

“Pemilu bukan sekadar memilih orang. Kadang kita enggak menganggap penting Pemilu, sampai kita sendiri yang merasakan dampaknya,” tulis Anies, dikutip Kamis (29/2/2024).

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Ia mengatakan, masyarakat kadang tidak menganggap Pemilu penting hingga suatu waktu mereka merasa dampaknya. Contohnya saja saat warga menginginkan uang kuliah murah, tetapi tidak memilih kandidat yang mengusung kebijakan tentang hal tersebut.

“Ketika sudah bertugas, dia bikin kebijakan yang membuat uang kuliah mahal. Kenapa jadi mahal? Pertanyaannya, dulu ketika Pemilu kenapa nggak milih berdasarkan urusan kebijakan uang kuliah,” kata Anies.

Anies menyebutkan, Pemilu adalah jalan untuk menentukan arah kebijakan bangsa di masa depan, bukan sekadar memilih orang.

Baca Juga :  Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

“Saya sering bilang, Pilpres itu bukan cuman menentukan foto siapa yang akan dipasang di ruang kelas dan ruang-ruang kantor. Pilpres itu menentukan kebijakan apa saja yang akan kita pilih itu terwakili oleh nama calonnya,” tegasnya.

Di lain sisi, hingga Kamis (29/2/2024) perolehan suara Paslon Prabowo-Gibran tercatat mengumpulkan 75.371.785 suara atau 58,83 persen. Disusul oleh paslon Anies-Muhaimin sebanyak 31.374.668 atau 24,49 persen, terakhir paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD 21.371.359 atau 16,68 persen.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB