Politisi Demokrat Ardianto Minta Pemkab Lindungi Pekerja Terdampak Pengurangan Kuota RKAB Batu Bara

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi Demokrat anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (komisi II), Ardianto.

Politisi Demokrat anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (komisi II), Ardianto.

1tulah.com, Muara Teweh – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi Demokrat, Ardianto, meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara segera menyiapkan langkah konkret untuk mengantisipasi dampak pengurangan kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Menurut Ardianto, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan serta berdampak pada pekerja dan pelaku usaha pendukung yang bergantung pada aktivitas industri pertambangan.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, sejak Januari hingga Juni 2026 sekitar 600 orang dari total sekitar 900 tenaga kerja pada sejumlah subkontraktor Grup Office PT PAMA yang beroperasi di wilayah SMMS Sekako, Barito Utara, telah mengalami PHK maupun dirumahkan. Situasi ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak,”jelas mantan kades ini di Muara Teweh, Rabu (1 Juli 2026).

Baca Juga :  Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Pemkab, sebut dia, perlu segera mendata pekerja lokal yang terdampak agar bantuan dan program penanganan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Di samping itu, ia mengharapkan perusahaan mengedepankan komunikasi dan musyawarah dengan pekerja sebelum mengambil keputusan melakukan PHK.

Berbagai alternatif seperti penyesuaian jam kerja maupun pengaturan sistem kerja dapat dipertimbangkan lebih dahulu, guna meminimalkan jumlah pekerja yang kehilangan mata pencaharian.

Ia mendorong pemkab memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar kebijakan RKAB dapat mempertimbangkan kondisi ekonomi daerah yang masih sangat bergantung pada sektor pertambangan.

“Keseimbangan antara pengelolaan sumber daya alam dan keberlangsungan lapangan kerja harus menjadi perhatian bersama,”ujar dia.

Baca Juga :  Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Adapun langkah jangka menengah, ia mengusulkan program pemberdayaan ekonomi bagi pekerja yang terdampak, mulai dari pelatihan keterampilan, bantuan permodalan usaha, hingga pendampingan bagi masyarakat yang ingin beralih ke sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Termasuk pula pemkab mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur dan program padat karya agar dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat dampak pengurangan produksi batu bara.

“Terpenting pemerintah harus hadir memberikan solusi sehingga masyarakat yang terdampak tetap memiliki kesempatan memperoleh penghasilan dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarganya,” pungkas politisi terpilih di Dapil-4 ini.(*)

Penulis : Leonardo

Berita Terkait

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tajeri Usulkan Pengelolaan Pasar Barito Utara yang Mandiri dan Berorientasi pada Peningkatan PAD
80 ASN dan PPPK di Sekretariat DPRD Diajak Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba
Legislator Tajeri Imbau Masyarakat Extra Waspada saat Beraktivitas di Sungai Barito
DPRD Barito Utara Gelar Uji Publik Dua Ranperda Bersama Kementerian Hukum
Raperda 2026 Disetujui, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pengentasan Kemiskinan
Raperda 2026, Fraksi KIR Nyatakan Menerima Usulan Bupati Barito Utara
Mery Rukaini Dorong Penguatan Sinergi Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tajeri Usulkan Pengelolaan Pasar Barito Utara yang Mandiri dan Berorientasi pada Peningkatan PAD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:36 WIB

80 ASN dan PPPK di Sekretariat DPRD Diajak Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba

Jumat, 25 September 2026 - 17:37 WIB

Legislator Tajeri Imbau Masyarakat Extra Waspada saat Beraktivitas di Sungai Barito

Selasa, 22 September 2026 - 13:43 WIB

DPRD Barito Utara Gelar Uji Publik Dua Ranperda Bersama Kementerian Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 12:42 WIB

Raperda 2026 Disetujui, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pengentasan Kemiskinan

Senin, 21 September 2026 - 21:51 WIB

Raperda 2026, Fraksi KIR Nyatakan Menerima Usulan Bupati Barito Utara

Senin, 21 September 2026 - 13:41 WIB

Mery Rukaini Dorong Penguatan Sinergi Penanganan Karhutla

Berita Terbaru