DPRD Kalteng Minta Pemerintah Lindungi Akses Pendidikan dan Kesehatan dari Gejolak Harga Energi

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Gejolak dan fluktuasi harga energi global maupun nasional dinilai berpotensi memicu kenaikan biaya hidup di tengah masyarakat. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, mengingatkan pemerintah daerah dan pusat untuk memberikan perhatian serius terhadap dampak lanjutan dari kondisi ekonomi tersebut.

Menurut Faridawaty, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah merupakan pihak yang paling rentan merasakan dampak efek domino dari kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok akibat penyesuaian tarif energi.

Ia menilai kenaikan biaya hidup yang terjadi secara berantai dapat mempersulit masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, termasuk membiayai pendidikan anak serta mengakses layanan kesehatan yang layak.

“Di tengah fluktuasi harga energi, yang harus menjadi perhatian adalah menjaga kestabilan biaya sekolah dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat kelas bawah agar mereka tidak semakin terbebani,” ujar Faridawaty. Selasa (23/6/2026).

Pendidikan dan Kesehatan Adalah Hak Dasar Masyarakat

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kalteng ini menegaskan bahwa pendidikan dan layanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus tetap dijamin kelangsungan aksesnya, terutama saat tekanan ekonomi tengah meningkat.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Oleh karena itu, pemerintah diminta memastikan berbagai program bantuan strategis di sektor pendidikan maupun kesehatan tetap berjalan optimal tanpa hambatan operasional maupun anggaran.

“Pendidikan dan kesehatan adalah hak dasar. Keberlangsungan layanan yang terjangkau menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Jika kedua sektor ini terdampak oleh meningkatnya biaya hidup, kelompok rentan akan menghadapi tantangan yang semakin berat,” ungkapnya.

Dorong Ketepatan Sasaran Bantuan Sosial

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial maupun program perlindungan masyarakat. Pemerintah diminta memvalidasi data penerima agar seluruh bentuk intervensi kebijakan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.

“Pemerintah harus memastikan seluruh bantuan dan program perlindungan sosial, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan, dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ketepatan sasaran menjadi faktor kunci dalam meredam beban ekonomi warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Ia menambahkan, keberpihakan kebijakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas sosial dan mencegah munculnya kemiskinan baru akibat gejolak ekonomi.

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Lebih lanjut, Faridawaty mendorong penguatan skema bantuan sosial secara berkelanjutan serta sinergi yang solid antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah pusat.

Koordinasi yang terintegrasi dinilai akan memastikan seluruh program jaminan sosial berjalan efektif di lapangan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Ia berharap pemerintah terus aktif memantau dinamika perkembangan kondisi ekonomi dan responsif mengambil langkah taktis. Dengan demikian, hak-hak dasar masyarakat Kalteng tetap terpenuhi secara adil di tengah tantangan fluktuasi harga energi. (Ingkit)

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru