Peringatan 1 Muharram 1448 H, Faridawaty Darland Atjeh Ajak Warga Kalteng Perkuat Semangat Huma Betang

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Istimewa

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri. Tidak sekadar penanda pergantian kalender, momen ini membawa pesan mendalam mengenai komitmen perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dalam lingkup pribadi, keluarga, hingga berbangsa dan bernegara.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai pijakan untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah dinamika masyarakat.

“Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah hendaknya menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas kehidupan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Faridawaty, Selasa (16/6/2026).

Meneladani Semangat Hijrah dan Budaya Huma Betang

Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini memaparkan bahwa peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengajarkan keberanian untuk bertransformasi ke arah positif, memperkokoh solidaritas, serta membangun optimisme.

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Di tingkat daerah, nilai-nilai kebersamaan tersebut selaras dengan falsafah hidup masyarakat Kalimantan Tengah, yakni budaya Huma Betang. Modal sosial ini terbukti menjadi perekat kuat dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

“Masyarakat Kalteng memiliki modal sosial yang sangat kuat melalui budaya Huma Betang yang selama ini menjadi perekat keberagaman. Nilai kebersamaan, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara harmonis merupakan kekuatan yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” tegas Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng tersebut.

Ia menambahkan, persaudaraan dan keadilan yang diajarkan dalam Islam beriringan dengan semangat gotong royong yang dibutuhkan bangsa saat ini untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Pembangunan SDM dan Peran Strategis Generasi Muda

Lebih lanjut, Faridawaty menggarisbawahi bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan karakter.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Oleh karena itu, ia secara khusus mengajak generasi muda di Kalteng untuk menjadikan semangat Tahun Baru Islam sebagai pendorong dalam meningkatkan kapasitas diri agar siap menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis.

  • Introspeksi Diri: Memperbaiki kualitas pribadi dan meningkatkan integritas.

  • Penguatan Kapasitas: Mengasah keterampilan generasi muda sebagai pemegang estafet pembangunan.

  • Kontribusi Nyata: Memperluas dampak positif dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Energi Baru untuk Kemajuan Daerah

Menutup keterangannya, Faridawaty berharap kedatangan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menghadirkan energi baru bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kalteng yang maju, sejahtera, dan harmonis.

“Semangat hijrah harus kita maknai sebagai tekad untuk terus bergerak maju, meningkatkan kualitas diri, memperkuat kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru