Warga Mentaya Seberang Desak Perbaikan Jalan Kayu Ulin, DPRD Kalteng Siap Perjuangkan di Anggaran Daerah

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Dapil II, Ferry Khaidir.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Dapil II, Ferry Khaidir.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan sarana publik masih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di daerah pelosok. Hal ini mengemuka saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II menggelar kegiatan reses di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Seruyan.

Dalam agenda serap aspirasi tersebut, warga secara konsisten menyuarakan perbaikan akses jalan, peningkatan layanan kesehatan, hingga penyediaan fasilitas penunjang perekonomian desa.

Anggota DPRD Kalteng Dapil II, Ferry Khaidir, menyampaikan bahwa sebagian besar usulan yang diterima rombongan dewan memang berfokus pada kebutuhan pokok masyarakat perdesaan.

“Usulan yang kami terima didominasi kebutuhan dasar masyarakat, terutama yang berkaitan dengan akses transportasi, pelayanan kesehatan, dan penunjang aktivitas ekonomi warga,” ujar Ferry, Senin (15/6/2026).

Akses Jalan dan Sarana Kesehatan Jadi Prioritas di Mentaya Seberang

Salah satu titik yang menjadi sorotan utama berada di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur. Warga setempat mendesak pemerintah agar segera merealisasikan perbaikan Jalan Kayu Ulin, jalur vital yang menopang mobilitas harian warga di kawasan bantaran Sungai Mentaya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Selain akses jalan, warga juga mengusulkan penyediaan unit ambulans desa, pembangunan jembatan, pemasangan gorong-gorong penghubung antarwilayah, serta penyelesaian konstruksi box culvert.

Menurut Ferry, infrastruktur jalan yang memadai berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi petani dan pekebun yang bergantung pada jalur darat untuk mengangkut hasil panen.

Usulan Bantuan Ternak, Irigasi, hingga Penerangan Jalan

Tak hanya infrastruktur fisik, masyarakat di kawasan Dapil II juga mengharapkan adanya program pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan. Warga mengusulkan bantuan bibit ternak—seperti sapi, kambing, ayam, dan itik—untuk memperkuat pendapatan keluarga.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Di sektor pertanian, pembangunan saluran irigasi menjadi usulan krusial untuk menjaga produktivitas lahan warga. Kebutuhan penunjang lain yang turut disuarakan meliputi:

  • Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk keamanan malam hari.

  • Peningkatan dan perluasan jaringan telekomunikasi antarwilayah.

  • Pengecoran jalan lingkungan dan renovasi gedung Posyandu di Kecamatan Parenggean.

  • Dukungan sarana olahraga serta perbaikan rumah ibadah.

Komitmen DPRD Kalteng Pengawalan Aspirasi

Menanggapi beragam masukan tersebut, Ferry Khaidir menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi warga telah dicatat dan akan diperjuangkan dalam forum pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Semua masukan masyarakat akan kami kawal dan sampaikan kepada pemerintah. Harapannya, kebutuhan yang menjadi prioritas warga dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” pungkanya. (Ingkit)

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru