DPRD Kalteng Soroti Lambannya Pelayanan BPJS Kesehatan: Pasien Antre Kontrol Sampai 2 Minggu

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Amonius Tuyum.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Amonius Tuyum.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Pelayanan kesehatan yang cepat dan tanggap menjadi hak mendasar bagi setiap masyarakat. Namun, realita di lapangan menunjukkan masih adanya hambatan yang dirasakan oleh pasien pengguna BPJS Kesehatan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng baru-baru ini menyoroti kinerja pelayanan BPJS Kesehatan yang dinilai lamban. Banyaknya keluhan masyarakat yang masuk ke meja legislatif memicu DPRD Kalteng untuk bergerak cepat menuntut adanya reformasi pelayanan.

Jeda Kontrol Lama dan Birokrasi Administrasi Bebani Pasien

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Amonius Tuyum, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan mengenai proses pelayanan BPJS yang memerlukan waktu cukup lama. Salah satu keluhan yang paling krusial adalah lamanya jeda waktu bagi pasien yang membutuhkan kontrol medis lanjutan.

Beberapa poin utama yang menjadi keluhan masyarakat meliputi:

  • Jeda Kontrol yang Terlalu Lama: Pasien harus menunggu hingga dua minggu hanya untuk berpindah dari jadwal kontrol pertama ke kontrol berikutnya.

  • Keterlambatan Teknis di Rumah Sakit: Layanan di rumah sakit rujukan dinilai masih lamban dalam merespons pasien peserta BPJS.

  • Persoalan Administrasi yang Rumit: Adanya masalah ketidaksesuaian data domisili pasien yang sering kali membuat proses administrasi mandek, sehingga pelayanan kesehatan tidak dapat diproses secara cepat.

“Memang ada masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan BPJS ini. Ada yang dari cek kontrol pertama ke kontrol kedua harus menunggu sampai dua minggu. Itu yang kemudian menjadi perhatian kami di Komisi III,” ujar Amonius Tuyum saat diwawancarai awak media, belum lama ini.

DPRD Kalteng Panggil BPJS Kesehatan untuk Cari Solusi

Merespons jeritan masyarakat tersebut, Komisi III DPRD Kalteng tidak tinggal diam. Langkah konkret langsung diambil dengan menggelar rapat koordinasi bersama bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan pihak BPJS Kesehatan guna membedah akar permasalahan.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Agenda Pembahasan DPRD Kalteng bersama Pihak Terkait

Amonius menambahkan bahwa Ketua beserta Anggota Komisi III hadir langsung dalam rapat tersebut untuk mendengarkan pemaparan dari pihak BPJS mengenai komitmen dan program perbaikan pelayanan ke depan.

Harapan ke Depan: Pelayanan yang Cepat, Mudah, dan Berpihak pada Rakyat

DPRD Kalteng menegaskan bahwa sistem administrasi seharusnya menjadi alat penunjang, bukan justru menjadi batu sandungan yang membebani masyarakat yang sedang sakit. Urusan kesehatan menyangkut nyawa manusia, sehingga ego sektoral maupun kendala teknis harus segera dieliminasi.

“Makanya kami ingin ada perbaikan. Jangan sampai masyarakat yang sakit justru semakin kesulitan hanya karena persoalan administrasi atau pelayanan yang lambat. Harapan kami ke depan pelayanan BPJS bisa lebih cepat, mudah, dan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” pungkas Amonius dengan tegas.

Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan pihak BPJS Kesehatan Kalteng bersama rumah sakit mitra dapat segera merumuskan regulasi yang lebih fleksibel demi memangkas birokrasi yang berbelit-belit. (Ingkit)

Berita Terkait

Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 
Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Apresiasi Senam Massal Semarakkan HUT ke-76 Barito Utara dan HUT ke-81 RI
Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP
Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan
DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader
DPRD Barito Utara Apresiasi Festival Kuntau ASBADATA 2026 sebagai Upaya Nyata Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani
Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:01 WIB

Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Apresiasi Senam Massal Semarakkan HUT ke-76 Barito Utara dan HUT ke-81 RI

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Senin, 27 Juli 2026 - 22:08 WIB

Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

DPRD Barito Utara Apresiasi Festival Kuntau ASBADATA 2026 sebagai Upaya Nyata Pelestarian Budaya dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:29 WIB

Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun

Senin, 27 Juli 2026 - 11:51 WIB

Kabur Usai Diskriminasi Warga Lokal di Bali, Duo WNA Belanda Resmi Dicekal Imigrasi

Berita Terbaru