1TULAH.COM, TEWEH SELATAN– Menggandeng pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) sukses menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Padat & Cair bagi masyarakat di wilayah Ring 1 perusahaan.
Kegiatan kolaboratif ini melibatkan perwakilan warga dari 5 desa, yang mana adalah penerima manfaat program Swadaya Gizi Masyarakat (SGM) di Kecamatan Teweh Tengah dan Teweh Selatan. Fokus utamanya adalah membekali masyarakat dengan keterampilan teknis mengolah limbah dapur menjadi pupuk bermutu tinggi.
Bimbingan Teknis Langsung dari Ahlinya
Hadir sebagai instruktur utama, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Kecamatan Teweh Selatan dan Teweh Tengah memberikan materi mendalam mengenai mikroorganisme lokal (MOL) dan proses dekomposisi yang aman bagi lingkungan.
“Kolaborasi antara perusahaan dan penyuluh pemerintah sangat krusial. Kami memberikan landasan teknis agar masyarakat tidak hanya sekadar mengolah sampah, tapi benar-benar menghasilkan pupuk yang memenuhi standar nutrisi tanaman,” ujar Agus Aulia Rahman selaku Penyuluh Pertanian Teweh Selatan yang hadir di lokasi pelatihan.
Membangun Kemandirian Gizi dan Lingkungan
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Swadaya Gizi Masyarakat (SGM). Para peserta diajarkan cara menggunakan ember komposter untuk menghasilkan dua jenis produk sekaligus:
- Pupuk Organik Padat: Untuk memperbaiki struktur dan porositas tanah.
- Pupuk Organik Cair (POC): Sebagai nutrisi tambahan yang cepat diserap oleh tanaman hortikultura di pekarangan rumah.
Perwakilan PT SMM dan PT PAMA yakni Haidar Fajar Firmansyah (CSR Officer PT PAMA SMMS) menegaskan bahwa bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan hasil panen masyarakat lokal secara mandiri sekaligus menjaga kelestarian tanah di sekitar area operasional tambang, dan dapat memanfaatkan limbah untuk dijadikan berkah.
Dukungan Penuh untuk 5 Desa Ring 1
Perwakilan dari 5 desa di Teweh Tengah dan Teweh Selatan tampak antusias mengikuti simulasi pengolahan limbah. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan “Desa Mandiri Pupuk” yang mampu menekan biaya pertanian rumah tangga dan mendukung program ketahanan pangan daerah.
“Dengan dukungan ilmu dari Bapak/Ibu Penyuluh Pertanian dan fasilitas dari PT SMM-PAMA, kami optimis sampah rumah tangga yang dulunya masalah, kini menjadi aset berharga bagi kebun kami,” ungkap Ibu Karla selaku penerima manfaat program Swadaya Gizi Masyarakat(WGM. (*)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

