Siap-siap! Setiap Selasa dan Jumat Jadi Hari Bersih-Bersih Nasional bagi Pemda se-Indonesia

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian saat diwawancarai wartawan di Kota Padang, Selasa (13/1/2026). [Dok. Antara/ Muhammad Zulfikar]

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian saat diwawancarai wartawan di Kota Padang, Selasa (13/1/2026). [Dok. Antara/ Muhammad Zulfikar]

1TULAH.COM-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian segera menerbitkan Surat Edaran (SE) mengenai gerakan bersih-bersih lingkungan yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.

Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan kualitas kebersihan dan estetika di tingkat wilayah.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar di Sentul, Bogor, pekan lalu.

Menindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

Tito Karnavian mengungkapkan bahwa dirinya diperintahkan oleh Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk melakukan inventarisasi daerah. Fokus utamanya adalah mengecek wilayah mana saja yang sudah mulai bergerak dan mana yang belum melaksanakan aksi kebersihan.

“Saya nanti akan mengeluarkan surat edaran untuk pembersihan sampah, kemudian apa gerakan untuk korve itu dilakukan secara rutin,” ujar Tito di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Jadwal Rutin: Selasa dan Jumat Bersih

Dalam keterangannya, Mendagri menjelaskan bahwa jadwal bersih-bersih ini akan mengadopsi tradisi yang sudah lama berjalan di institusi TNI dan Polri, yakni pada hari Selasa dan Jumat.

Mengapa Selasa dan Jumat?

  • Hari Kebersihan: Menjadikan hari tersebut sebagai momentum menjaga lingkungan kantor dan fasilitas publik.

  • Hari Olahraga: Menggabungkan aktivitas fisik dengan kepedulian lingkungan.

  • Hari Korve: Kerja bakti bersama untuk membersihkan area kerja dan lingkungan sekitar.

Tito menegaskan bahwa kebijakan ini bukan merupakan bentuk militerisme, melainkan adopsi kebiasaan positif yang universal.

“Bukan bermaksud meniru TNI-Polri ya, militerisme, bukan. Tapi hal yang baik seperti menjaga kebersihan itu kan berlaku untuk semua, tidak hanya untuk militer,” tegasnya.

Cakupan Gerakan Korve Serentak

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi dilakukan secara masif dan berjenjang di seluruh lapisan pemerintahan. Instruksi dalam Surat Edaran tersebut akan mencakup:

  1. Tingkat Provinsi: Pembersihan di lingkungan dinas-dinas tingkat provinsi.

  2. Tingkat Kabupaten/Kota: Aksi bersih-bersih di kantor pemerintahan daerah.

  3. Tingkat Kecamatan & Desa: Menggerakkan masyarakat untuk kerja bakti di lingkungan pemukiman.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Mendagri optimistis jika seluruh elemen dari pusat hingga desa melakukan gerakan ini secara rutin, maka wajah Indonesia akan berubah menjadi lebih bersih dan tertata.

Gerakan bersih-bersih serentak ini menjadi sinyal kuat dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bahwa disiplin dan kebersihan lingkungan adalah fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Dengan adanya Surat Edaran Mendagri ini, para kepala daerah diharapkan segera melakukan aksi nyata untuk mengawal program “Indonesia Bersih”. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB