Kebijakan Bupati H Shalahuddin Buka  Konektivitas di Barut, Solusi PUPR Siapkan Jembatan Bailey 

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Barito Utara (Barut), Kalteng, akan memprioritaskan pembangunan jembatan bailey di setiap kecamatan, guna mempercepat pembukaan akses dan membuka konektivitas di berbagai wilayah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Foto: Istimewa

Pemkab Barito Utara (Barut), Kalteng, akan memprioritaskan pembangunan jembatan bailey di setiap kecamatan, guna mempercepat pembukaan akses dan membuka konektivitas di berbagai wilayah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Foto: Istimewa

1TULAH.COM, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara (Barut), Kalteng, akan memprioritaskan pembangunan jembatan bailey di setiap kecamatan, guna mempercepat pembukaan akses dan membuka konektivitas di berbagai wilayah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat desa, selaras dengan visi misi Bupati H Salahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, inovasi yang dikembangkan terkait penggunaan jembatan bailey merupakan kebijakan strategis dalam rangka menjawab kebutuhan pembangunan jembatan yang sangat mendesak, secara bertahap penanganan akan dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barut, Muhammad Iman Topik, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Subiyantoro menjelaskan jenis jembatan ini dipilih karena lebih ekonomis dan efisien.

“Dibandingkan dengan jembatan permanen, jembatan bailey menawarkan penghematan anggaran yang signifikan,” ungkap Subiyantoro, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga :  LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP

Subi menerangkan, satu jembatan permanen dengan bentang 30 meter dan tonase tertentu bisa menelan biaya Rp 9 miliar hingga Rp 12 miliar.

“Sementara jembatan bailey dengan spesifikasi serupa hanya membutuhkan anggaran Rp 2 miliar, dengan biaya pelaksanaan sekitar Rp 300 juta saja,” terangnya.

Meski lebih murah, dia bilang, kemampuan jembatan bailey tidak kalah. Jembatan ini dapat menahan beban yang setara, yaitu 10 hingga 20 ton, sehingga mampu melayani kebutuhan angkutan masyarakat dan logistik.

Selain itu, Subi berkata fleksibilitas menjadi keunggulan lain. Jembatan tipe Double SR 30 dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokasi.

“Jika di suatu lokasi hanya membutuhkan bentang 10 meter, komponen dari satu unit Double SR 30 itu bisa dibagi untuk membangun dua atau bahkan tiga jembatan di titik yang berbeda,” katanya.

Selain itu, dia menjelaskan jumlah jembatan bailey yang disiapkan PUPR sebanyak 10 set dengan spesifikasi yang berbeda, yaitu 5 set double SR 30 meter, 4 set single SR 30 meter, jembatan bailey khusus roda dua SR 50 meter dengan total anggaran sebesar Rp 20,7 miliar.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng

“Untuk jembatan bailey khusus roda dua akan dipasang di pemukiman yang tidak memungkinkan dilewati mobil,” jelas Subi.

Rencananya, setiap kecamatan di Barut akan mendapatkan setidaknya dua titik jembatan bailey. Dengan hal ini diharapkan dapat segera menghubungkan wilayah-wilayah yang belum terkonektivitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Dengan adanya jembatan ini, konektivitas desa dapat segera teratasi. Masyarakat bisa lebih mudah mengakses pusat layanan dan memasarkan hasil bumi, sehingga kesejahteraan yang diinginkan pimpinan daerah dapat segera terwujud,” tuntasnya.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng
Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas
Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas
LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP
Bupati Barito Utara Resmi Melepas Peserta Kalimantan Tribute 2026 “Jadikan Perjalanan Penuh Makna”
Pakta Integritas SPMB Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Transparan di Barito Utara
Wabup Felix Kunjungi Nganjuk, Buka Peluang Kerja Sama Penguatan Sektor Pertanian
Beri Motivasi Jajaran di Dinas Perkimtan, Bupati Shalahuddin: Kalian Ujung Tombak Pembangunan.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas

Senin, 27 April 2026 - 18:24 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas

Senin, 27 April 2026 - 14:35 WIB

LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP

Senin, 27 April 2026 - 11:59 WIB

Bupati Barito Utara Resmi Melepas Peserta Kalimantan Tribute 2026 “Jadikan Perjalanan Penuh Makna”

Kamis, 23 April 2026 - 14:51 WIB

Pakta Integritas SPMB Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Transparan di Barito Utara

Kamis, 23 April 2026 - 14:43 WIB

Wabup Felix Kunjungi Nganjuk, Buka Peluang Kerja Sama Penguatan Sektor Pertanian

Kamis, 23 April 2026 - 11:54 WIB

Beri Motivasi Jajaran di Dinas Perkimtan, Bupati Shalahuddin: Kalian Ujung Tombak Pembangunan.

Berita Terbaru