Rupiah Menguat ke Rp16.772 per Dolar AS, Analis: Dolar Tertekan Kebijakan Trump dan Suku Bunga Fed

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ilustrasi petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan taji pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (25/12/2025).

Mata uang Garuda berhasil berbalik menguat di tengah tekanan global yang masih membayangi mata uang Negeri Paman Sam.

Pergerakan Rupiah Hari Ini

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu pagi, rupiah dibuka di level Rp16.772 per dolar AS. Angka ini menunjukkan penguatan sebesar 0,09 persen dibandingkan posisi penutupan pada Selasa (24/12) yang berada di level Rp16.787 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) tercatat berada di posisi Rp16.790 per dolar AS.

Faktor Pemicu Pelemahan Dolar AS

Meskipun data pertumbuhan ekonomi AS dilaporkan cukup solid, indeks dolar AS tetap berada di bawah tekanan pada perdagangan Asia. Beberapa faktor kunci yang mempengaruhi kondisi ini antara lain:

Baca Juga :  Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

1. Ekspektasi Kebijakan Moneter The Fed

Pasar kini mulai mengabaikan data PDB AS yang kuat dan lebih fokus pada arah kebijakan moneter tahun depan. Investor memprediksi bank sentral AS, The Fed, akan melakukan pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun 2026. Selain itu, adanya penambahan likuiditas sebesar 40 miliar dolar AS per bulan oleh The Fed sejak pertengahan Desember turut memukul posisi dolar.

2. Efek Kebijakan Donald Trump

Dinamika politik di AS pasca terpilihnya kembali Donald Trump memberikan ketidakpastian bagi pasar. Beberapa poin yang menjadi kekhawatiran investor meliputi:

  • Rencana penerapan tarif perdagangan yang agresif.

  • Kekhawatiran terhadap independensi The Fed akibat pengaruh politik yang kian menguat.

3. Data Ekonomi AS yang Campuran

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa meskipun revisi data PDB AS lebih kuat dari perkiraan, data ekonomi lainnya justru mengecewakan.

“Data ekonomi AS yang lebih lemah, di antaranya data penjualan barang tahan lama dan tingkat kepercayaan konsumen, membuat dolar mengalami tekanan,” ujar Lukman saat dihubungi.

Prediksi Pergerakan Rupiah

Menurut Lukman, penguatan rupiah ini merupakan kelanjutan dari tren pelemahan dolar yang sudah dimulai sejak pertengahan Desember. Dengan meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga, mata uang negara berkembang seperti rupiah mendapatkan ruang untuk bernapas.

Baca Juga :  Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Estimasi Pergerakan: Analis memprediksi rupiah hari ini akan bergerak dalam rentang (range) Rp16.650 hingga Rp16.800 per dolar AS.

Perbandingan Nilai Tukar (Rabu, 25/12/2025):

Referensi Nilai Tukar (per Dolar AS) Status
Pasar Spot (Bloomberg) Rp16.772 Menguat 0,09%
Kurs Jisdor BI Rp16.790 Referensi
Penutupan Sebelumnya Rp16.787 –

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Berita Terbaru