Oscar 2026: Daftar 7 Film Asia yang Tembus Shortlist Best International Feature Film

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

7 Film Asia Tembus Seleksi Oscar 2026 (IMDb)

7 Film Asia Tembus Seleksi Oscar 2026 (IMDb)

1TULAH.COM-Ajang penghargaan film paling bergengsi di dunia, Academy Awards atau Oscar 2026, akhirnya resmi mengumumkan daftar pendek (shortlist) nominasi dalam 12 kategori melalui laman resminya. Pengumuman ini menjadi momen krusial bagi industri film global, terutama dalam kategori Best International Feature Film.

Sebagaimana diketahui, Indonesia tahun ini mengirimkan film “Sore: Istri dari Masa Depan” sebagai wakil resmi untuk seleksi kategori film fitur internasional terbaik tersebut. Film-film dari 86 negara bersaing ketat untuk memperebutkan tempat di panggung dunia.

Sayangnya, kabar kurang menyenangkan datang untuk sinema tanah air. “Sore: Istri dari Masa Depan” belum berhasil masuk dalam daftar 15 film yang akan melaju ke babak penyisihan berikutnya. Meski demikian, performa film-film dari benua Asia tetap menunjukkan taringnya di kancah internasional.

Dari 15 film yang terpilih, terdapat 7 film Asia yang berhasil mencuri perhatian juri Academy. Apa saja film tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Homebound (India)

Film pertama datang dari India berjudul “Homebound” karya sutradara berbakat Neeraj Ghaywan. Mengambil latar situasi pandemi COVID-19, film ini mengisahkan perjuangan emosional dua orang sahabat di sebuah pedesaan yang bercita-cita menjadi polisi.

Dibintangi oleh Ishaan Khatter, Vishal Jethwa, dan Janhvi Kapoor, “Homebound” menawarkan perspektif realitas sosial yang kuat. Kabar baiknya, Anda sudah bisa menyaksikan film ini di platform streaming Netflix.

2. The President’s Cake (Irak)

Irak mengirimkan perwakilan yang sangat kuat melalui “The President’s Cake”. Disutradarai oleh Hasan Hadi, film ini menceritakan tentang seorang gadis berusia sembilan tahun yang dipercaya membuat kue untuk ulang tahun presiden.

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang

Melalui mata seorang anak, penonton diajak melihat suasana mencekam di bawah kepemimpinan otoriter. Film ini sebelumnya telah memenangkan penghargaan bergengsi Camera d’Or dan Audience Award di Cannes Film Festival. Saat ini, film tersebut belum tersedia di platform streaming legal manapun.

3. Kokuho (Jepang)

Jepang kembali membuktikan kualitas sinemanya melalui film “Kokuho”. Film garapan Lee Sang Il ini menghadirkan premis unik tentang pertemuan dua laki-laki dengan latar belakang dunia yang kontras: Yakuza (mafia) dan Kabuki (teater tradisional Jepang).

Menariknya, sang sutradara Lee Sang Il merupakan keturunan Korea yang lahir dan besar di Jepang, memberikan sentuhan budaya yang kompleks dalam karyanya ini.

4. All That’s Left of You (Yordania)

Mewakili Yordania, “All That’s Left of You” disutradarai oleh Cherien Dabis, seorang sineas keturunan Palestina-Amerika. Film ini mengambil latar tahun 1980-an dan berkisah tentang kehidupan seorang remaja Palestina yang tinggal di Tepi Barat. Narasi yang kuat tentang identitas dan tempat tinggal menjadi daya tarik utama film ini.

5. Palestine 36 (Palestina)

Palestina juga memiliki wakilnya sendiri yang sukses menembus babak shortlist, yaitu “Palestine 36”. Film karya sutradara Annemarie Jacir ini membawa penonton kembali ke masa Revolusi 1936.

Bukan sekadar drama sejarah melawan kolonialisme Inggris, momen yang digambarkan dalam film ini merupakan salah satu titik balik paling penting dalam sejarah kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

6. No Other Choice (Korea Selatan)

Korea Selatan kembali mengirimkan karya masterpiece. Kali ini giliran sutradara kenamaan Park Chan Wook dengan filmnya yang berjudul “No Other Choice”. Film ini sempat tayang di bioskop Indonesia pada Oktober 2025 lalu.

Menampilkan genre satir gelap (dark satire), film ini mengisahkan perjuangan seorang buruh pabrik yang dipecat dan berusaha mendapatkan pekerjaannya kembali. Film ini dibintangi oleh aktor papan atas Lee Byung Hun dan Son Ye Jin yang berperan sebagai pasangan suami istri.

7. Left-Handed Girl (Taiwan)

Terakhir, ada wakil dari Taiwan berjudul “Left-Handed Girl”. Disutradarai oleh Shih Ching Tsou, film ini dapat Anda saksikan di Netflix.

Alur ceritanya berfokus pada kehidupan seorang ibu tunggal yang tinggal bersama dua putrinya di lingkungan pasar malam. Film ini secara mendalam mengupas tentang takhayul masyarakat setempat mengenai penggunaan tangan kiri.

Setelah pengumuman 15 film shortlist ini, pihak Academy akan kembali melakukan seleksi ketat untuk menentukan 5 kandidat utama (nominee) yang akan diumumkan pada Januari 2026 mendatang.

Pemenang dari kategori Best International Feature Film ini baru akan diketahui dalam malam puncak perhelatan Oscar pada 15 Maret 2026. Dari daftar di atas, mana yang menjadi film jagoan Anda? (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB