Kemenangan Dramatis Indonesia U-17 Belum Cukup: Cek Skenario Lolos Peringkat Ketiga Terbaik

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skenario Rumit Timnas Indonesia Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025 usai Hajar Honduras [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU]

Skenario Rumit Timnas Indonesia Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025 usai Hajar Honduras [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU]

1TULAH.COM-Kemenangan dramatis Timnas Indonesia U-17 atas Honduras U-17 dengan skor 2-1 pada laga penutup Grup H Piala Dunia U-17 2025 memberikan secercah harapan bagi Garuda Asia untuk melangkah ke babak 32 besar.

Tiga poin penting yang diamankan di Aspire Zone, Al Rayyan, pada Senin (10/11/2025) malam WIB, menempatkan tim asuhan Nova Arianto di peringkat ketiga klasemen akhir grup.

Meskipun sukses meraih kemenangan bersejarah, posisi Indonesia belum aman. Mereka harus bergantung pada jalur delapan peringkat ketiga terbaik dari total 12 grup untuk lolos ke fase gugur. Saat ini, Garuda Asia berada di urutan kesembilan dalam klasemen sementara peringkat ketiga terbaik, tipis di luar batas aman.

📊 Posisi Kritis di Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik

Timnas Indonesia U-17 menutup fase grup dengan koleksi 3 poin dan selisih gol -5. Kemenangan atas Honduras dicetak oleh Evandra Florasta (menit ke-52) dan Fadly Alberto (menit ke-72), membalas gol penyama kedudukan cepat dari Luis Suazo (menit ke-54).

Namun, selisih gol -5 membuat Indonesia harus menempati posisi kesembilan dalam klasemen mini peringkat ketiga terbaik. Hanya delapan tim teratas yang berhak melaju. Empat negara (Korea Utara, Maroko, Mesir, dan Tunisia) telah memastikan tempat mereka, menyisakan empat slot terbuka.

Baca Juga :  Berantas Korupsi dan Kebocoran Anggaran, Prabowo Alihkan Dana untuk Riset dan Sekolah

🎲 Skenario Ekstrem: Kunci Lolos Ada di Tangan Pesaing

Untuk bisa menyalip dan merebut salah satu dari empat slot tersisa, Garuda Asia membutuhkan kombinasi hasil yang sangat ekstrem dan menguntungkan dari empat pertandingan penutup fase grup yang berlangsung di malam yang sama.

Pesaing utama Indonesia yang memiliki poin sama (3 poin) dan masih menyisakan satu pertandingan adalah: Paraguay (Grup J) dan Arab Saudi (Grup L).

1. Kebutuhan Kekalahan Telak Pesaing Langsung

Skenario paling ideal bagi Indonesia adalah kekalahan telak dari salah satu (atau bahkan kedua) pesaing langsung dengan selisih gol yang cukup besar.

  • Paraguay atau Arab Saudi harus kalah dengan selisih minimal enam (6) gol.

Saat ini, kedua tim tersebut memiliki selisih gol . Jika salah satunya kalah dengan skor 0-6 atau 1-7, misalnya, selisih gol mereka akan menjadi . Dengan selisih gol (lebih buruk), mereka akan tergeser ke bawah posisi Indonesia , mendorong Garuda Asia naik ke posisi delapan besar.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Bandung

2. Harapan di Dua Laga Lain

Selain kekalahan ekstrem Paraguay atau Arab Saudi, hasil dari dua pertandingan lain juga wajib berpihak pada Indonesia:

  • Prancis U-17 (Grup K) harus menghindari kekalahan saat melawan Uganda U-17. Uganda saat ini memiliki 1 poin, dan kemenangan akan membawa mereka menyalip Indonesia.
  • Kanada U-17 (Grup K) harus menghindari kekalahan saat melawan Cile U-17. Cile juga masih berpotensi menyalip Indonesia jika berhasil menang dan memiliki selisih gol yang lebih baik.

Singkatnya, Timnas Indonesia U-17 memerlukan “keajaiban” di mana minimal satu negara di atas mereka (Paraguay atau Arab Saudi) mengalami kekalahan masif, sementara dua pesaing dengan poin lebih rendah (Uganda/Cile) gagal meraih kemenangan.

⌛ Menanti Hasil Akhir

Meskipun telah menunaikan tugas dengan meraih kemenangan perdana di ajang Piala Dunia U-17, nasib Garuda Asia sepenuhnya berada di tangan hasil pertandingan tim lain.

Seluruh pendukung Timnas Indonesia U-17 kini hanya bisa berharap pada kombinasi hasil ajaib dari empat pertandingan penentu tersebut agar bendera Merah Putih tetap berkibar di babak 32 besar. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah
Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH
Momentum HUT ke-14 IWO, PWI dan IWO Bartim Perkuat Kebersamaan Jurnalis
Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!
Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang
Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri
Heriyus: Festival Budaya Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inspirasi Generasi Muda
Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Momentum HUT ke-14 IWO, PWI dan IWO Bartim Perkuat Kebersamaan Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Heriyus: Festival Budaya Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inspirasi Generasi Muda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

Berita Terbaru