KDM Minta Tim Gabungan Selidiki Busa Awan Hitam yang Viral di Subang

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. ANTARA/Ricky Prayoga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. ANTARA/Ricky Prayoga

1TULAH.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta dilakukan pengecekan terhadap kemunculan gumpalan busa awan berwarna hitam di Kabupaten Subang yang ramai dibicarakan di media sosial.

Ia menjelaskan bahwa penelusuran akan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Jawa Barat, Dinas LH Kabupaten Subang, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

“Gumpalan busa awan itu sudah saya minta untuk dicek oleh tim. Tidak boleh disimpulkan begitu saja oleh gubernur, nanti tim dari Kementerian Lingkungan Hidup juga akan turun melakukan pemeriksaan,” ujar Dedi, dikutip dari ANTARA, Rabu (29/10).

Baca Juga :  KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lapangan.

Namun hingga kini, hasil pemeriksaan terkait sumber maupun kandungan zat dari busa hitam tersebut belum diterima.

“Masih dicek oleh Tim Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup (PPLH). Saat ini kami belum menerima laporan dari tim di lapangan,” kata Ai.

Sebelumnya, warga Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, dibuat geger oleh kemunculan gumpalan busa awan berwarna hitam yang melayang di udara sebelum perlahan jatuh dan menutupi area persawahan serta sebagian permukiman warga.

Baca Juga :  Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Awalnya, warga mengira gumpalan tersebut merupakan awan hujan biasa, namun saat jatuh ke tanah, tercium bau menyengat yang menyerupai limbah pabrik.

Video amatir yang merekam fenomena tersebut dengan cepat viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak busa hitam keabu-abuan melayang di langit dengan gerakan tak beraturan akibat tiupan angin.

Setelah busa itu jatuh, warga di sekitar lokasi memperingatkan satu sama lain untuk menjauh karena aroma yang menyengat dan diduga beracun.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Berita Terbaru