KPK Panggil Dua Manajer PT Telkom sebagai Saksi Kasus Digitalisasi SPBU

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung KPK.

Ilustrasi Gedung KPK.

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua manajer dari PT Telkom Indonesia (Persero) untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di PT Pertamina (Persero) yang berlangsung pada periode 2018–2023.

Kedua saksi yang dipanggil adalah LP dan DR, yang menjabat sebagai Manager Managed Operation Support-1 di PT Telkom. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pemanggilan tersebut dan menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperdalam penyidikan terhadap dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU Pertamina.

Baca Juga :  Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

KPK sebelumnya telah menaikkan status perkara ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan sejak September 2024.

Sejumlah saksi juga telah diperiksa sejak Januari 2025 untuk mengungkap keterlibatan berbagai pihak dalam proyek tersebut.

Kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU ini telah menetapkan tiga orang tersangka yang diumumkan pada 31 Januari 2025.

Pada 28 Agustus 2025, KPK menyebut penyidikan telah memasuki tahap akhir, dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI turut membantu menghitung potensi kerugian keuangan negara.

Baca Juga :  Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Salah satu tersangka dalam kasus ini adalah Elvizar (EL), yang juga terseret dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) periode 2020–2024.

Elvizar diketahui merupakan Direktur PT Pasifik Cipta Solusi (PCS) saat proyek digitalisasi SPBU berlangsung, dan menjabat sebagai Direktur Utama PCS dalam kasus EDC.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru