Skandal Mafia Hutan Lintas Pulau Terbongkar: PT BRN Diduga Rugikan Negara Rp240 Miliar Lewat Ilegal Logging

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengungkapkan pihaknya membongkar praktik ilegal logging yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp240 miliar. [Suara.com/Faqih]

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengungkapkan pihaknya membongkar praktik ilegal logging yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp240 miliar. [Suara.com/Faqih]

1TULAH.COM-Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bagaimana PT BRN menjalankan modus operandi mereka untuk mengelabui petugas dan memuluskan aksi kejahatan ini.

“Mereka seolah-olah menggunakan dokumen legal dari lahan kecil untuk menutupi penebangan liar di area yang jauh lebih masif,” ungkap Anang di Kejaksaan Agung, Selasa (14/10/2025).

Berdasarkan hasil penelusuran, praktik penebangan liar (illegal logging) ini terjadi di kawasan Hutan Sipora, Kepulauan Mentawai. Area hutan yang menjadi korban jarahan diduga mencapai 730 hektare.

“Ternyata dari hasil ini hampir dari tanah hutan Sipora, hampir 730 hektare itu menebang di wilayah yang tidak ada izinnya. Nah ini diduga berasal dari kawasan itu,” tegas Anang.

Baca Juga :  Ngeri! Ajudan Bupati Tulungagung Tagih Setoran ke Kepala Dinas Layaknya Utang Pribadi

Berawal dari Penangkapan Kayu Ilegal di Gresik

Kasus besar ini mulai terkuak setelah tim Satgas Pengembalian Hutan (PKH) melakukan operasi penangkapan basah. Tim berhasil menyita kiriman kayu bulat ilegal sebanyak 4.600 meter kubik di Gresik, Jawa Timur.

Setelah dilakukan penelusuran, dipastikan bahwa ribuan meter kubik kayu tersebut berasal dari kawasan Hutan Sipora, Kepulauan Mentawai.

Pengiriman yang tertangkap di Gresik ini ternyata bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh jaringan tersebut. Menurut keterangan para pelaku, Anang Supriatna menyebutkan bahwa pengiriman kayu ilegal ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali, terhitung sejak bulan Juli hingga Oktober 2025.

Jaringan Kejahatan Lintas Pulau: Dari Mentawai hingga Jepara

Skema yang dijalankan oleh PT BRN dan jaringannya menunjukkan adanya kejahatan terorganisir yang melibatkan rantai distribusi lintas pulau. Kayu-kayu hasil curian dari Mentawai rencananya akan didistribusikan ke berbagai daerah industri di Jawa.

Baca Juga :  Bulog Siap Borong Gabah Petani, Jaga Stabilitas Pangan Nasional 2026

“Ini melibatkan beberapa yurisdiksi dari mulai Mentawai, Gresik, Jawa Timur, dan masuk ke Jepara, dan tim Satgas PKH mensupport,” jelas Anang, menggarisbawahi luasnya jangkauan operasional mafia hutan ini.

Saat ini, salah satu tersangka berinisial IM dari PT BRN telah diamankan oleh Kejaksaan Agung untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Pembongkaran kasus ini menjadi sinyal keras dari Kejagung dalam upaya penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan dan pemulihan kerugian negara yang disebabkan oleh praktik illegal logging. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:58 WIB

Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji

Berita Terbaru