Diet Volume Eating, Strategi Makan Banyak Tanpa Khawatir Berat Badan Naik

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi diet. (shutterstock)

Ilustrasi diet. (shutterstock)

1TULAH.COM – Tren diet volume eating tengah menjadi sorotan di media sosial, terutama di Instagram, dengan ribuan unggahan yang membahas metode ini.

Berdasarkan laporan New York Post, pola diet tersebut sebenarnya bukan hal baru, karena telah diperkenalkan sejak tahun 2000 oleh Profesor Barbara Rolls dari Pennsylvania State University, Amerika Serikat.

Berbeda dari metode diet konvensional yang sering kali menekankan pembatasan porsi, volume eating justru mendorong konsumsi makanan dalam jumlah besar dengan kandungan kalori yang rendah.

Prinsip utamanya adalah memilih makanan yang kaya air, serat, atau udara agar perut terasa kenyang lebih lama tanpa menambah banyak kalori.

Menurut ahli gizi Shyla Cadogan, konsep utama dari diet ini adalah mengisi perut dengan makanan rendah kalori sehingga ruang untuk makanan berkalori tinggi menjadi lebih sedikit.

Baca Juga :  Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Dalam praktiknya, volume eating membagi makanan ke dalam dua kategori utama. Pertama, high-volume foods, yakni makanan yang dapat dikonsumsi dalam porsi banyak seperti semangka, selada, bayam, jeruk, putih telur, dan buah beri.

Kedua, low-volume foods, yaitu makanan dengan kalori tinggi yang harus dibatasi, seperti minyak, buah kering, madu, sirup maple, kacang-kacangan, serta keju.

Apabila dijalankan dengan benar, volume eating dapat membantu menurunkan berat badan karena makanan tinggi serat mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menekan keinginan makan berlebih.

Baca Juga :  Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Selain itu, metode ini juga mendorong peningkatan konsumsi sayuran dan buah-buahan, yang berkontribusi terhadap pola makan lebih sehat dan mengurangi ketergantungan pada makanan olahan maupun cepat saji.

Namun, di balik manfaatnya, diet ini juga memiliki risiko tertentu, terutama apabila asupan serat terlalu tinggi. Konsumsi serat berlebih dapat menyebabkan perut kembung, gangguan pencernaan, atau bahkan kekurangan mikronutrien tertentu.

Karena itu, keseimbangan tetap menjadi kunci. Menambahkan sedikit makanan berkalori tinggi, seperti minyak zaitun atau bumbu tambahan dalam jumlah wajar, dapat membantu menjaga pola makan yang tidak hanya sehat tetapi juga bergizi seimbang.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim
Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Minggu, 5 April 2026 - 20:10 WIB

Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:42 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:52 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:14 WIB

Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB