Rusiani Jelaskan Ricuh di Muktamar PPP, Hingga Agus Suparmanto- Taj Yasin Terpilih Aklamasi

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekrataris DPC PPP Barito Utara, Rusiani

Sekrataris DPC PPP Barito Utara, Rusiani

1TULAH.COM, Muara Teweh– Meski sempat ricuh, Muktamar X PPP di Jakarta menetapkan Agus Suparmanto-Taj Yasin terpilih secara aklamasi Sebagai Ketua Umum-Sekrearis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2025-2030.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Barito Utara, Rusiani, yang menjadi peserta muktamar, mengatakan, Agus-Yasin terpilih secara aklamasi pada muktamar tersebut.

“Saya tahu persis kronologi terpilihnya Agus-Yasin. Memang sempat ada klaim bahwa muktamirin telah memilih secara aklamasi selain Agus-Yasin, tapi itu tidak benar,” kata Rusiani, Rabu 1 Oktober 2025.

Baca Juga :  Anggaran Cekak, DPRD Kalteng Beri Sinyal Formasi CPNS 2026 Tak Ada Lowongan

Rusiani membenarkan, saat Muktamar ada kericuhan seperti yang beredar di media sosial. Saat itu Mardiono (ketua umum lama-red) memberikan sambutan. Ada yang teriak ‘perubahan’, ada yang teriak ‘lanjutkan’. Prosentasenya lebih besar yang teriak perubahan. Usai Magrib sidang dilanjutkan membahas tata tertib pemilihan. Suasana mulai memanas.

“Karena ricuh, pimpinan sidang kemudian diambil alih. Sidang dilanjutkan, tapi tiba-tiba ada pengumuman Mardiono terpilih aklamasi. Padahal proses muktamar lagi berlangsung. Nah, pengumuman Mardiono terpilih aklamasi itulah yang kemudian tersebar di medsos,” ungkap Rusiani.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sidang dilanjutkan sampai sekira pukul 02.00 dinihari. “Dari sidang itulah, Alhamdulillah muktamirin secara aklamasi memilih Agus Suparmanto-Taj Yasin untuk memimpin PPP 2025-2030. Perubahan terjadi di PPP dan sama persis dengan pemilihan bupati dan wakil bupati di tempat kita, akhirnya kubu perubahan menang,” tutupnya. (*)

Penulis : Delia Anisya Fitri

editor : Dadang Hardiwan

Berita Terkait

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Berita Terbaru