Jadwal Reses DPRD Kalteng Awal November: Anggota Dewan Siap Jemput Aspirasi Masyarakat!

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin. Foto:Dok/1tulah.com

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menjadwalkan agenda penting bagi pelaksanaan fungsi legislasi dan pengawasan, yaitu reses perseorangan.

Kegiatan rutin yang bertujuan menjaring aspirasi masyarakat secara langsung ini telah disepakati akan berlangsung pada awal November mendatang.

Kepastian jadwal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, baru-baru ini. “Kita sudah sepakati bahwa reses perseorangan akan dilaksanakan awal November,” ucap Riska.

Riska juga menambahkan, jika ada perubahan jadwal, hal tersebut akan kembali dibahas dan disepakati melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalteng. Ini menunjukkan komitmen lembaga legislatif untuk memastikan bahwa agenda reses berjalan sesuai rencana dan efektif.

Pentingnya Reses Perseorangan bagi Pembangunan Kalteng

Reses perseorangan adalah agenda wajib yang memungkinkan setiap anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Momen ini sangat krusial karena menjadi jembatan komunikasi langsung antara wakil rakyat dan konstituennya.

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Melalui kegiatan ini, anggota dewan akan mendengarkan secara langsung:

  • Keluhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
  • Masukan dan usulan terkait pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Bagi masyarakat, reses adalah kesempatan emas untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan transparan kepada wakil mereka. Isu yang disampaikan sangat beragam, mulai dari:

  • Permasalahan infrastruktur (jalan, jembatan, listrik).
  • Kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan (seperti ketersediaan perlengkapan sekolah).
  • Persoalan sosial-ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

“Intinya, reses ini merupakan wadah komunikasi langsung antara masyarakat dengan wakilnya di DPRD. Jadi diharapkan semua pihak dapat memanfaatkannya sebaik mungkin,” pungkas Riska.

Hasil Aspirasi sebagai Dasar Kebijakan Daerah

Seluruh masukan dan aspirasi yang berhasil dihimpun selama reses akan direkap dan dibawa kembali ke lembaga legislatif. Data ini kemudian akan dijadikan bahan pertimbangan utama dalam proses:

  1. Penyusunan Kebijakan Daerah: Merumuskan peraturan daerah (Perda) yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
  2. Perencanaan Program Pembangunan: Menentukan prioritas program yang akan didanai pada tahun anggaran mendatang.
  3. Perjuangan Anggaran: Anggota dewan akan memperjuangkan alokasi dana yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang disampaikan masyarakat dalam rapat resmi DPRD bersama pemerintah daerah.
Baca Juga :  Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

Dengan dijadwalkannya reses perseorangan pada awal November, DPRD Kalteng berharap penyerapan aspirasi masyarakat dapat berlangsung maksimal. Hal ini sangat penting agar setiap keputusan dan program yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Kalteng benar-benar mewakili kepentingan dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. (Ingkit)

Berita Terkait

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Berita Terbaru