Senator AS Klaim Udang Impor Indonesia Bikin Alien, Ini Fakta di Balik Kontroversi Cesium-137

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator AS John Kennedy (YouTube/senator John Kennedy)

Senator AS John Kennedy (YouTube/senator John Kennedy)

1TULAH.COM-Dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh komentar kontroversial yang dilontarkan oleh Senator John Kennedy. Politisi berusia 73 tahun itu membuat klaim mengejutkan, menyebut bahwa mengonsumsi udang beku impor dari Indonesia dapat mengubah seseorang menjadi alien.

Komentar nyentrik ini muncul di tengah diskusi serius mengenai penarikan produk udang impor oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.

FDA Tarik Udang Akibat Kontaminasi Cesium-137

Sebelum klaim “alien” mencuat, Senator Kennedy membahas penarikan produk udang impor dari perusahaan Indonesia, BMS Foods. Peringatan ini ia sampaikan dalam ruang sidang Senat, merespons langkah FDA yang menarik sejumlah merek udang beku impor dari pasaran. Penarikan ini dilakukan karena ditemukannya isotop radioaktif Cesium-137 (Cs-137) dalam beberapa produk, termasuk merek terkenal seperti Great Value dari Walmart.

Menurut FDA, kontaminasi ini menimbulkan bahaya kesehatan, terutama dalam jangka panjang. Mereka menjelaskan bahwa udang yang disiapkan atau dikemas di tambak Indonesia diduga disimpan dalam kondisi yang tidak higienis, yang kemudian menyebabkan kontaminasi. Meskipun penarikan ini bertujuan untuk mencegah paparan radiasi tingkat rendah yang bisa meningkatkan risiko kanker, klaim Senator Kennedy melampaui peringatan standar tersebut.

Baca Juga :  PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Klaim “Alien” dan Bahaya yang Berlebihan

Dengan gaya bicaranya yang khas, Kennedy tidak hanya menggambarkan udang yang terkontaminasi sebagai berbahaya, tetapi juga menambahkan unsur fiksi ilmiah ke dalam argumennya.

Ia mengklaim bahwa mereka yang tidak sengaja memakan produk tersebut dapat berubah penampilan menjadi seperti alien, bahkan bisa menumbuhkan “telinga tambahan”. Secara tegas, ia mengingatkan bahwa produk ini mengandung isotop radioaktif Cs-137 yang sangat berbahaya dan bisa “membunuh” konsumennya.

Kennedy juga mengkritik Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) yang dianggapnya gagal memeriksa produk makanan laut dengan benar, karena lembaga tersebut hanya memeriksa satu hingga dua persen produk impor. Ia juga menyatakan biasnya terhadap udang lokal, dengan keyakinan bahwa udang Louisiana “segar dari Teluk, tidak radioaktif.”

Baca Juga :  Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Reaksi Netizen dan Sikap Tegas Pemerintah Indonesia

Klaim Kennedy tentang perubahan fisik dramatis akibat konsumsi udang tersebut tentu saja mengundang reaksi negatif. Banyak warganet mengkritik pandangannya sebagai tidak berdasar dan berlebihan. Meskipun klaim tentang “alien” atau “telinga tambahan” jelas tidak memiliki dasar ilmiah, Kennedy tetap teguh dengan argumennya bahwa konsumen harus berhati-hati dengan makanan laut impor yang tidak memenuhi standar kebersihan yang ketat.

Di sisi lain, respons dari pihak Indonesia cukup cepat dan tegas. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso telah mengonfirmasi bahwa ekspor udang dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) dihentikan sementara. Langkah ini diambil menyusul adanya temuan zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk udang yang diekspor ke Amerika Serikat, menunjukkan komitmen Indonesia untuk memastikan standar keamanan pangan global. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Heriyus Cek Langsung Kesiapan Venue Sinode Umum XXV GKE di Murung Raya
Pemkab Mura Dorong Pelaku Usaha Keluarga Lebih Produktif
Skandal Korupsi Batu Bara PLTU Naik Sidik, Polri Selidiki Keterkaitan dengan Kasus Blackout
Pemkab Mura Komitmen Sukseskan Sinode GKE dan HUT Daerah
Mengapa Pendapatan Driver Ojol Stagnan Padahal Potongan Aplikasi Sudah Turun Jadi 8 Persen?
Dikritik “Cari Aman”, Indonesia Hanya Utus Dubes ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran
Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z
Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:50 WIB

Heriyus Cek Langsung Kesiapan Venue Sinode Umum XXV GKE di Murung Raya

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:46 WIB

Pemkab Mura Dorong Pelaku Usaha Keluarga Lebih Produktif

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:24 WIB

Skandal Korupsi Batu Bara PLTU Naik Sidik, Polri Selidiki Keterkaitan dengan Kasus Blackout

Senin, 6 Juli 2026 - 15:25 WIB

Pemkab Mura Komitmen Sukseskan Sinode GKE dan HUT Daerah

Senin, 6 Juli 2026 - 14:29 WIB

Mengapa Pendapatan Driver Ojol Stagnan Padahal Potongan Aplikasi Sudah Turun Jadi 8 Persen?

Senin, 6 Juli 2026 - 13:00 WIB

Dikritik “Cari Aman”, Indonesia Hanya Utus Dubes ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WIB

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Berita Terbaru

Pemkab Mura Dorong Pelaku Usaha Keluarga Lebih Produktif

Berita

Pemkab Mura Dorong Pelaku Usaha Keluarga Lebih Produktif

Selasa, 7 Jul 2026 - 15:46 WIB