Identifikasi Jenazah Korban Heli Jatuh di Kalsel Harus Lewat Tes DNA

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat (Envato)

Ilustrasi mayat (Envato)

1TULAH.COM – Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) menyampaikan bahwa tiga jasad warga negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di hutan Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, harus diidentifikasi melalui tes DNA.

Kepala Bidang Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, menjelaskan bahwa kondisi jasad sangat rusak akibat kebakaran sehingga sulit dikenali dengan metode biasa.

Hal ini berbeda dengan dua jasad WNI lain serta tiga jasad warga negara asing (WNA) yang kondisinya tidak separah itu sehingga lebih mudah teridentifikasi.

Baca Juga :  Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Menurut Yandiko, meskipun dua jasad WNI lainnya tidak mengalami kerusakan parah, proses identifikasi tetap membutuhkan pendalaman lebih detail.

Tim akan menggunakan teknik superimposisi kraniofasial untuk mencocokkan data mortem dengan kondisi jasad.

Sementara itu, tiga jasad WNA telah berhasil teridentifikasi lebih dulu. Ia berharap seluruh proses dapat segera tuntas dan meminta doa agar semua korban dapat teridentifikasi dengan jelas demi kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kecelakaan helikopter ini menewaskan delapan orang, terdiri atas pilot Kapten Haryanto asal Batam, teknisi Hendra Darmawan dari Luwu, Sulawesi Selatan, serta enam penumpang: Mark Werren (Australia), Santha Kumar Prabhakaran (India), Claudine Pereira Quito (Brasil), Iboy Irfan Rosa (Kuantan Singingi, Riau), Yudi Febrian Rahman (Pekanbaru, Riau), dan Andys Rissa Pasulu (Balikpapan, Kalimantan Timur).

Baca Juga :  Sinode Umum XXV GKE Perkuat Pelayanan dan Persaudaraan di Kalimantan

Helikopter yang hilang kontak pada Senin (1/9) pukul 08.54 WITA itu ditemukan Tim SAR pada Rabu (3/9) di kawasan hutan sekitar 700 meter dari koordinat awal yang diberikan KNKT. Seluruh korban berhasil dievakuasi pada Kamis (4/9) malam.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Berita Terbaru