Gerhana Bulan Total ‘Blood Moon’ Hiasi Malam Ini, Momen Spiritual yang Tak Boleh Dilewatkan

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dzikir dan doa saat gerhana bulan total 'blood moon' (Google Studio AI)

Dzikir dan doa saat gerhana bulan total 'blood moon' (Google Studio AI)

1TULAH.COM-Fenomena alam yang langka dan menakjubkan akan menghiasi langit Indonesia malam ini, 7 September 2025. Gerhana Bulan Total, yang sering dijuluki ‘Blood Moon’ karena semburat warnanya yang kemerahan, akan menjadi pemandangan indah yang juga sarat makna spiritual.

Bagi umat Muslim, peristiwa ini adalah momen penting untuk merenung, berzikir, dan memanjatkan doa, mengingat kebesaran Allah SWT. Gerhana bukanlah pertanda buruk atau mitos yang menakutkan, melainkan salah satu tanda kekuasaan Sang Pencipta.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk tidak melewati fenomena ini begitu saja. Sebaliknya, kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan, seperti salat gerhana (shalat khusuf), bersedekah, serta memanjatkan dzikir dan doa untuk memohon ampunan dan perlindungan.

Jadwal Gerhana Bulan Total di Seluruh Indonesia

Jangan sampai Anda melewatkan momen istimewa ini. Berdasarkan data astronomi, Gerhana Bulan Total pada 7-8 September 2025 akan dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Berikut adalah rincian waktunya:

  • Waktu Indonesia Barat (WIB): Minggu, 7 September 2025, pukul 23.27 WIB hingga Senin, 8 September 2025, pukul 04.56 WIB. Puncak gerhana total diperkirakan terjadi pada pukul 02.11 WIB.
  • Waktu Indonesia Tengah (WITA): Senin, 8 September 2025, pukul 00.27 WITA hingga 05.56 WITA. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 03.11 WITA.
  • Waktu Indonesia Timur (WIT): Senin, 8 September 2025, pukul 01.27 WIT hingga 06.56 WIT. Puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 04.11 WIT.
Baca Juga :  KPK Periksa 4 Direksi Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif

Amalan Dzikir dan Doa Saat Gerhana Bulan

Saat menyaksikan keagungan Allah SWT melalui gerhana, umat Islam dianjurkan untuk melantunkan dzikir dan doa. Amalan ini merupakan wujud ketakwaan dan pengakuan atas kekuasaan-Nya yang mutlak. Berikut adalah beberapa bacaan yang dapat diamalkan:

1. Dzikir dan Istighfar

Perbanyak membaca tasbih, tahmid, takbir, dan istighfar untuk mengagungkan nama Allah dan memohon ampunan-Nya.

Perbanyak juga membaca istighfar: “Astaghfirullahal ‘adzim.” Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

2. Doa Khusus Saat Gerhana Bulan

Doa ini dipanjatkan sebagai permohonan ampun dan pengakuan atas kebesaran Allah sebagai pencipta alam semesta.

“Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil amni wal îmâni was salâmati wal islâmi. Rabbî wa rabbukallâh. Hilâlu rusydin wa khairin.” Artinya: “Ya Allah, jadikanlah bulan ini kepada kami dalam kondisi aman, iman, keselamatan, dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Bulan petunjuk dan kebaikan.”

Baca Juga :  Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tegaskan MPLS 2026/2027 Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

3. Doa Memohon Perlindungan

Selain itu, dianjurkan pula membaca doa memohon perlindungan dari segala keburukan, sebagaimana yang sering dibaca oleh Nabi Muhammad SAW.

“Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabi jahannama wa a’udzu bika min ‘adzabil qabri wa a’udzu bika min fitnatil masihid dajjali wa a’udzu bika min fitnatil mahya wal mamat.” Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal, dan dari fitnah kehidupan dan kematian.”

Malam ini adalah kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Mari manfaatkan momen gerhana bulan total ‘Blood Moon’ tidak hanya untuk mengagumi keindahan kosmik, tetapi juga sebagai ladang untuk mempertebal iman dan spiritualitas kita. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

Datangi Kejagung Hari Ini, Hotman Paris Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru