Viral! Video Lawas Nadiem Makarim Tentang Anti-Korupsi Setelah Ditetapkan Tersangka

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (tengah) dibawa ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (tengah) dibawa ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Jejak digital di internet memang bisa bertahan selamanya. Tak peduli seberapa cepat kita mencoba menghapusnya, ia akan selalu ada di sana, menunggu untuk ditemukan kembali.

Dan bagi figur publik, jejak ini bisa menjadi bumerang, seperti yang dialami oleh mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Baru beberapa jam setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Chromebook, jagat maya langsung “membongkar” sebuah video lawas yang kini terasa seperti sebuah lelucon tragis.

Sumpah yang Diucapkan dengan Penuh Keyakinan

Dalam sebuah potongan podcast bersama Deddy Corbuzier dua bulan lalu, Nadiem dengan sangat percaya diri bersumpah bahwa ia tidak akan pernah dan tidak mungkin melakukan korupsi.

Alasannya? Ia membawa-bawa latar belakang keluarganya sebagai ‘jaminan’ yang anti-korupsi.

“Mas kenal saya. Ayah saya dulunya Komite Etika KPK. Ibu saya pendiri daripada Bung Hatta Anti Corruption Award. Saya lahir dan dibesarkan di keluarga antikorupsi, Mas,” tegas Nadiem.

Ia seolah ingin membangun sebuah narasi: bagaimana mungkin seorang anak yang dididik di lingkungan se-ideal itu bisa terjerumus ke dalam lumpur korupsi?

Pernyataan ini kemudian ia perkuat dengan sebuah sumpah yang penuh penekanan.

“Saya tidak pernah dan tidak akan pernah mengambil sepeser pun,” imbuhnya.

Narasi ini, yang pada saat itu mungkin terdengar meyakinkan, kini justru menjadi ironi yang menyakitkan di tengah kasus korupsi senilai Rp1,98 triliun yang menyeret namanya.

Baca Juga :  Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran

Kenyataan Menampar: Ditetapkan Jadi Tersangka

Sumpah yang diucapkan Nadiem seolah menguap di udara hanya dua bulan kemudian. Pada Kamis (4/9/2025), Kejaksaan Agung secara resmi menetapkan Nadiem Anwar Makarim (NAM) sebagai tersangka.

Kasus ini terkait dengan pengadaan laptop Chromebook dengan kerugian negara yang ditaksir mencapai angka fantastis: lebih dari Rp1,98 triliun. Nadiem pun langsung ditahan di Rutan Salemba selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

Penetapan ini seolah menampar keras sumpah yang pernah ia ucapkan.

Netizen ‘Menyambut’ dengan Sindiran Pedas

Tentu saja, netizen yang maha cepat langsung menyandingkan video sumpah lawas Nadiem dengan berita penetapan tersangkanya. Kolom komentar di berbagai platform pun dibanjiri oleh sindiran-sindiran pedas.

“Enggak sepeser tapi setriliun ya,” tulis seorang netizen, memainkan kata-kata dalam sumpah Nadiem.

“Kalau dia korup aku agak ragu, tapi dia acak-acak kurikulum yang bikin aku getem-getem,” sindir komentar lain, mencampurkan kasus hukum dengan kebijakan kontroversialnya.

Kolom komentar ini juga memperlihatkan spekulasi dan kebingungan publik. Ada yang percaya Nadiem dijebak, sementara yang lain merasa kasus ini terlalu janggal.

Baca Juga :  DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader

Pelajaran Pahit di Balik Sumpah

Kisah ini menjadi sebuah pelajaran pahit bagi kita semua. Latar belakang keluarga yang terpandang dan citra “anak baik-baik” ternyata bukanlah jaminan anti-korupsi. Di hadapan godaan kekuasaan dan uang triliunan, sumpah sekuat apa pun bisa runtuh.

Kasus ini juga kembali mengingatkan kita akan kekuatan jejak digital. Setiap kata yang diucapkan, setiap video yang diunggah, dapat kembali muncul ke permukaan dan menjadi bukti, atau bahkan bumerang, di masa depan.

Kini, publik hanya bisa menunggu jalannya proses hukum untuk membuktikan, apakah Nadiem Makarim adalah korban jebakan seperti yang dispekulasikan sebagian orang, atau ia memang telah mengingkari sumpah yang pernah ia ucapkan dengan begitu meyakinkan?

Kesimpulan Kasus Nadiem Makarim ini adalah pengingat yang kuat tentang kekuatan jejak digital. Ia menunjukkan bahwa di era informasi ini, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang tak bisa ditawar. Sebuah sumpah, sekuat apa pun, tidak akan pernah mampu menutupi kenyataan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP
KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah
Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan
DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader
Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani
Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun
Kabur Usai Diskriminasi Warga Lokal di Bali, Duo WNA Belanda Resmi Dicekal Imigrasi
Potret Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja di Pernikahan Putra Boy Thohir
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Senin, 27 Juli 2026 - 22:09 WIB

KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:08 WIB

Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:59 WIB

DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader

Senin, 27 Juli 2026 - 18:29 WIB

Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun

Senin, 27 Juli 2026 - 11:51 WIB

Kabur Usai Diskriminasi Warga Lokal di Bali, Duo WNA Belanda Resmi Dicekal Imigrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Potret Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja di Pernikahan Putra Boy Thohir

Berita Terbaru