Harga Emas Antam 2 September 2025: Melonjak Tajam Seiring Pecahnya Rekor Emas Global

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melihat stok emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Warga melihat stok emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Pada hari Selasa, 2 September 2025, pasar emas domestik menunjukkan pergerakan yang signifikan. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan drastis, sejalan dengan melambungnya harga emas di pasar global.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia Antam, harga emas per gram untuk ukuran satu gram dibanderol seharga Rp 2.009.000. Angka ini melonjak Rp 31.000 dibandingkan harga pada hari Senin, 1 September 2025. Kenaikan serupa juga terjadi pada harga buyback atau harga beli kembali, yang kini berada di level Rp 1.856.000 per gram, naik Rp 31.000 dari hari sebelumnya.

Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk pecahan lainnya pada hari ini:

  • Emas 25 gram: Rp 48.837.000
  • Emas 50 gram: Rp 97.595.000
  • Emas 100 gram: Rp 195.112.000
  • Emas 250 gram: Rp 487.515.000
  • Emas 500 gram: Rp 974.820.000
  • Emas 1.000 gram: Rp 1.949.600.000
Baca Juga :  Mental Juara! Argentina Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Mesir 3-2

Harga Emas Dunia Pecah Rekor, Apa Pemicunya?

Lonjakan harga emas Antam tidak lepas dari sentimen positif di pasar global. Harga emas dunia kembali mencatatkan rekor baru pada perdagangan hari Senin (1/9/2025). Harga emas ditetapkan di level USD 3.475 per troy ounce pada lelang sore London Bullion Market Association (LBMA), melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 22 April lalu.

Sementara itu, di pasar spot, harga emas bahkan sempat menyentuh level tertinggi dalam empat bulan, yakni USD 3.489 per troy ounce. Kenaikan harga emas ini didorong oleh beberapa faktor fundamental, antara lain:

1. Pelemahan Dolar AS

Sebagai aset yang dihargai dalam dolar AS, emas cenderung menjadi lebih murah bagi investor dari negara lain ketika nilai dolar melemah. Hal ini secara langsung meningkatkan permintaan dan mendorong harga naik.

2. Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Pasar semakin yakin bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya yang dijadwalkan pada 17 September. Penurunan suku bunga membuat investasi di aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan aset lain seperti obligasi.

Baca Juga :  GKE Expo sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat

3. Ketidakpastian Politik di AS

Kekhawatiran akan independensi bank sentral AS akibat gejolak politik, seperti langkah Presiden Donald Trump yang menekan Ketua The Fed Jay Powell dan memecat Gubernur Lisa Cook, semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven. Investor cenderung beralih ke emas di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi untuk melindungi nilai aset mereka.

Faktor-faktor ini bekerja sama menciptakan momentum kuat yang mendorong harga emas, baik di pasar global maupun domestik, ke level tertinggi. Bagi para investor, emas terus membuktikan diri sebagai pilihan investasi yang dapat diandalkan di tengah gejolak pasar. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Rekam Jejak Ferry Yanto Hongkiriwang: Dari Isu Penyekapan Anggota Densus 88 hingga Pusaran Kasus Febrie
Cegah Konflik Kepentingan, Kejagung Bentuk Tim Khusus Sidik Kasus Febrie Adriansyah
Semifinal Piala Dunia 2026: Nico O’Reilly Siap Kawal Lionel Messi di Laga Hidup Mati Inggris vs Argentina
KPK Periksa 4 Direksi Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif
Tiga ASN Pemprov Jatim Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah
PWI Murung Raya Amankan Posisi Ketiga Turnamen Futsal Se-DAS Barito
Anggaran Terbatas, DPRD Kalteng Bakal Coret Program Non-Prioritas Dinas PUPR di APBD Perubahan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan MPLS 2026/2027 Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:31 WIB

Rekam Jejak Ferry Yanto Hongkiriwang: Dari Isu Penyekapan Anggota Densus 88 hingga Pusaran Kasus Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:03 WIB

Cegah Konflik Kepentingan, Kejagung Bentuk Tim Khusus Sidik Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:54 WIB

Semifinal Piala Dunia 2026: Nico O’Reilly Siap Kawal Lionel Messi di Laga Hidup Mati Inggris vs Argentina

Senin, 13 Juli 2026 - 23:18 WIB

KPK Periksa 4 Direksi Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif

Senin, 13 Juli 2026 - 23:17 WIB

Tiga ASN Pemprov Jatim Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 - 21:34 WIB

PWI Murung Raya Amankan Posisi Ketiga Turnamen Futsal Se-DAS Barito

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Anggaran Terbatas, DPRD Kalteng Bakal Coret Program Non-Prioritas Dinas PUPR di APBD Perubahan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan MPLS 2026/2027 Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Berita Terbaru