Sektor Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan: Masih Jadi Tumpuan PAD Kalteng!

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Drs Hj. Siti Nafsiah, MSi. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Drs Hj. Siti Nafsiah, MSi. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah, menegaskan bahwa tiga sektor strategis — perhutanan, perkebunan, dan pertambangan — masih menjadi kunci utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, optimalisasi PAD dari ketiga sektor ini sangat penting untuk mendukung pembangunan di Kalteng.

Dalam beberapa kali pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD, ia menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng untuk meningkatkan kinerja penarikan pajak dari perusahaan-perusahaan di tiga sektor tersebut.

“Kami mendorong Pemprov Kalteng untuk meningkatkan kinerja dan partisipasi pembayaran pajak dari sektor perhutanan, perkebunan, dan pertambangan, baik itu melalui pajak alat berat, pajak air permukaan, maupun instrumen lainnya,” ujar Siti Nafsiah, pada Selasa (19/8/2025).

Realisasi PAD Menurun, DPRD Kalteng Susun Strategi

Siti Nafsiah, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kalteng, mengungkapkan bahwa meskipun realisasi pendapatan dari ketiga sektor tersebut cukup baik pada tahun 2024 dan 2025, namun terjadi penurunan pada tahun 2026.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Melihat kondisi ini, Banggar DPRD Kalteng memberikan rekomendasi strategi baru untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Strategi ini berfokus pada pelibatan langsung perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di sektor perhutanan, perkebunan, dan pertambangan.

“Teman-teman di Banggar memberikan semacam strategi agar optimalisasi bisa lebih baik, dengan melibatkan perusahaan-perusahaan besar di tiga sektor itu. Diharapkan kesadaran mereka untuk membayar pajak agar ditingkatkan lagi,” tegasnya.

Komitmen DPRD Mengawal Kontribusi Perusahaan

Meski mengakui adanya penurunan pendapatan saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2026, Komisi II DPRD Kalteng tetap berkomitmen untuk mengawal kontribusi perusahaan. Harapannya, kontribusi ini bisa lebih optimal di masa mendatang.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Siti Nafsiah menambahkan bahwa ada usulan dari anggota Banggar dan anggota dewan lainnya untuk mengundang langsung perwakilan dari perusahaan-perusahaan di tiga sektor tersebut. Tujuannya adalah untuk melakukan klarifikasi terkait kontribusi pajak yang telah mereka bayarkan kepada daerah.

“Kemarin ada usulan dari anggota Banggar maupun anggota dewan untuk mengundang langsung perusahaan-perusahaan dari sektor perhutanan, perkebunan, dan pertambangan. Tujuannya, agar ada klarifikasi terkait kontribusi mereka terhadap PAD dan kita harapkan hasilnya bisa lebih optimal,” pungkasnya.

Langkah ini menunjukkan keseriusan DPRD Kalteng dalam memastikan bahwa kekayaan alam daerah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Ingkit)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang
Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional
Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:38 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Berita Terbaru

Pelantikan puluhan pejabat  lingkup pemkab Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Daerah

Stardian Dipercaya Pimpin Dinas PUPR Murung Raya

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:34 WIB

Pelantikan puluhan pejabat  lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Berita

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:38 WIB