Fenomena “Performative Male”: Mengapa Istilah Ini Mendadak Viral dan Apa Artinya?

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pria dengan outfit jaket. (Tim Desain Suara.com)

Ilustrasi pria dengan outfit jaket. (Tim Desain Suara.com)

1TULAH.COM-Istilah “performative male” mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial X belakangan ini. Popularitasnya mencuat usai digelarnya ajang Performative Male Contest Jakarta yang berhasil mencuri perhatian warganet.

Bahkan, kompetisi ini diketahui dimenangkan oleh anak dari penulis ternama, Dee Lestari, seperti yang diungkapkan salah seorang netizen di X.

“Anak Dee Lestari became the winner of the Performative Male Competition was not on my 2025 bucket list,” tulis seorang netizen dalam unggahannya.

Namun, perlu diketahui bahwa istilah ini sebenarnya sudah lebih dulu muncul dan dibahas di media sosial sebelum adanya kontes tersebut. Lantas, apa sebenarnya arti performative male dan mengapa istilah ini bisa menjadi viral?

Apa Itu “Performative Male”?

Dalam studi yang dilakukan oleh Hsing-Yuan Liu, istilah “performative masculinity” mengacu pada perilaku pria yang dibuat-buat agar tampak maskulin di hadapan publik. Perilaku ini tidak selalu mencerminkan kepribadian atau kondisi aslinya. Tujuannya semata-mata untuk memenuhi ekspektasi sosial bagaimana seharusnya laki-laki terlihat.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Apresiasi Dedikasi Paskibraka Mura 2026

Salah satu wujud nyatanya bisa dilihat dari gaya berpakaian. Banyak pria memilih busana atau tampilan tertentu demi menciptakan kesan kuat, dominan, dan gagah, atau tampil sesuai standar maskulinitas agar tidak dianggap lemah atau berbeda.

Evolusi “Performative Male” di Era Digital

Hsing-Yuan Liu menyoroti bahwa fenomena ini kini juga marak di media sosial. Dunia digital menjadi ruang baru bagi pria untuk menampilkan citra sebagai “pria sejati”. Citra tersebut dibentuk demi mendapat pengakuan dari lingkungan atau kelompok sebaya. Dalam konteks ini, maskulinitas pun berubah fungsi dan bukan lagi soal jati diri.

Lebih lanjut, penelitian dari Esquire menunjukkan bahwa pria muda kini mulai menyusun citra mereka berdasarkan selera perempuan masa kini. Ini bukan sekadar tampil macho; mereka justru menonjolkan sisi emosional dan pemikiran yang mendalam. Hal ini tercermin dari ketertarikan mereka salah satunya pada sastra.

Baca Juga :  Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

Sosok “performative male” dianggap lebih relatable oleh banyak perempuan karena mengingatkan pada karakter fiksi yang kompleks dan manusiawi.

“Performative Male” dan Perbedaannya dengan “Male Gaze”

Fenomena “performative male” jelas berbeda dari konsep “male gaze” yang dikenalkan Laura Mulvey pada era 1970-an, yang menyoroti dominasi pandangan laki-laki dalam media dan film. Sebaliknya, tren ini lebih dekat dengan konsep “female gaze”, yakni cara perempuan memandang laki-laki dengan perspektif yang lebih empatik, emosional, dan personal.

Fenomena ini bahkan pernah dijadikan lomba di New York, dengan pesertanya tampil dengan gaya khas, yaitu membawa tote bag, memakai earphone, dan memegang boneka unik. Di ranah hiburan, aktor seperti Timothee Chalamet dan Paul Mescal sering disebut sebagai representasi “performative male”. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit
KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah
KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed
KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi
Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki
Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis
Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki
Krisis Karhutla Melanda Papua Tengah: 512 Titik Panas Terdeteksi, Bandara Lumpuh hingga RSUD Terancam
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KPK Didesak Usut Hasil Kebun Sawit Sitaan PT Agrinas Palma Nusantara, Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10 WIB

KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Krisis Karhutla Melanda Papua Tengah: 512 Titik Panas Terdeteksi, Bandara Lumpuh hingga RSUD Terancam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan

Berita Terbaru