Berapa Lama Kafein Pengaruhi Tekanan Darah? Ini Penjelasan Ahli

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kopi Hitam (unsplash/michael ajec)

Ilustrasi Kopi Hitam (unsplash/michael ajec)

1TULAH.COM – Banyak orang mengandalkan minuman seperti kopi atau teh untuk mengawali hari karena sensasi hangat, aroma menggugah, serta efeknya yang membantu tubuh lebih segar dan waspada.

Namun, tanpa disadari, konsumsi minuman berkafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Berdasarkan penjelasan dari Cleveland Clinic, kafein mulai memberikan efeknya sekitar 30 menit setelah dikonsumsi, di mana pembuluh darah mulai menyempit dan detak jantung meningkat, sehingga tekanan darah pun mengalami kenaikan secara alami.

Lonjakan tekanan darah ini biasanya mencapai titik tertingginya antara satu hingga dua jam setelah minum, lalu bertahan dalam kondisi tinggi selama tiga hingga empat jam sebelum perlahan menurun, seperti dijelaskan dalam publikasi PubMed.

Pada orang yang mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang, yakni sekitar 200 sampai 300 miligram atau setara 1,5 hingga 3 cangkir kopi, tekanan darah dapat meningkat sekitar 8 mmHg pada tekanan sistolik dan 6 mmHg pada diastolik.

Sementara itu, konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan lonjakan lebih tinggi, dengan beberapa penelitian melaporkan kenaikan hingga 15 mmHg sistolik dan 13 mmHg diastolik.

Efek peningkatan tekanan darah ini lebih terasa pada mereka yang jarang mengonsumsi kafein, seperti pemula, anak-anak, atau remaja, karena tubuh belum terbiasa.

Sebaliknya, orang yang sudah rutin mengonsumsi kopi biasanya mengalami lonjakan yang lebih ringan karena tubuh telah membentuk toleransi.

Kafein sendiri memiliki waktu paruh sekitar tiga hingga tujuh jam, tergantung metabolisme individu serta faktor genetik, sehingga dampaknya bisa berlangsung selama beberapa jam.

Meski pada orang sehat lonjakan tekanan darah cenderung tidak berbahaya karena bersifat sementara, bagi penderita hipertensi berat dengan tekanan darah di atas 160/100 mmHg, lonjakan ini dapat memicu risiko nyeri dada dan stroke, terutama jika konsumsi kafein berlebihan melebihi dua cangkir per hari.

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk bijak mengatur konsumsi kafein, mulai dari memperhatikan waktu minum, memahami batas toleransi tubuh, serta mengurangi konsumsi secara perlahan hingga di bawah 200 mg per hari atau memilih kopi rendah kafein.

Bagi penderita hipertensi, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk memastikan konsumsi kafein tetap aman.

Disarankan juga menunggu dua hingga empat jam setelah minum kopi sebelum mengukur tekanan darah agar hasilnya lebih akurat, serta memperhatikan faktor lain seperti stres, kurang tidur, dan konsumsi makanan tinggi natrium yang dapat memperburuk efek kafein terhadap tekanan darah.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Turnamen Kejuaraan Bola Voli Piala Bergilir DKOP  Murung Raya dalam rangka Pekan Olahraga Kecamatan (PORCAM) Tahun 2026 di Kecamatan Laung Tuhup, Rabu (1/7/2026).

Berita

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:48 WIB