Varian XFG COVID-19 Merebak di India: Kenali Gejala dan Jalur Penyebarannya

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

1TULAH.COM – India kembali menghadapi kewaspadaan tinggi akibat kemunculan varian baru COVID-19 bernama XFG, yang merupakan varian rekombinan turunan Omicron.

Berdasarkan data dari Indian SARS-CoV-2 Genomics Consortium (INSACOG), tercatat sudah ada 163 kasus XFG yang tersebar di berbagai negara bagian, dengan Maharashtra sebagai wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, yaitu 89 kasus.

Varian ini pertama kali teridentifikasi di Kanada dan kini telah menyebar secara global. XFG merupakan hasil rekombinasi dari dua garis keturunan virus, yaitu LF.7 dan LP.8.1.2.

Menurut jurnal medis The Lancet, XFG memiliki empat mutasi pada protein spike—His445Arg, Asn487Asp, Gln493Glu, dan Thr572Ile—yang memberikan kemampuan bagi virus ini untuk menghindari sistem kekebalan tubuh, baik kekebalan alami maupun dari vaksinasi.

Baca Juga :  Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Seperti varian COVID-19 lainnya, XFG menyebar melalui droplet pernapasan, kontak erat dengan orang yang terinfeksi, serta permukaan yang terkontaminasi.

Gejala yang ditimbulkan serupa dengan varian Omicron, meliputi demam ringan hingga sedang, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau meler, nyeri tubuh, dan kelelahan.

Meski mayoritas kasus bersifat ringan terutama pada orang yang sudah divaksin, kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit kronis tetap berisiko. Pemerintah India pun kembali mengimbau masyarakat untuk waspada dengan melakukan pencegahan seperti melengkapi vaksinasi termasuk dosis booster, menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan segera melakukan tes saat muncul gejala. Meskipun belum ditemukan peningkatan kasus parah atau kematian akibat varian ini, pengawasan ketat tetap dilakukan melalui pemantauan genomik dan pelacakan data kasus guna mencegah potensi ancaman yang lebih besar di masa depan.

Baca Juga :  Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Berita Terbaru