Minum Teh Tiap Hari: Aman atau Berisiko untuk Ginjal?

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Bagi banyak orang, kebiasaan minum teh telah menjadi bagian penting dari rutinitas harian karena efek menenangkannya, baik dalam bentuk teh manis, teh hitam, teh hijau, teh herbal, maupun teh susu.

Namun, konsumsi teh secara berlebihan perlu diwaspadai karena kandungan oksalat, terutama dalam teh hitam, berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan ginjal.

Oksalat merupakan senyawa alami yang dapat berikatan dengan kalsium di dalam urin dan membentuk batu ginjal, sehingga pada individu dengan riwayat batu ginjal atau penyakit ginjal, asupan oksalat tinggi bisa memperburuk kondisi.

Berdasarkan laporan dari Times of India, mengonsumsi teh hitam lebih dari 6 hingga 8 cangkir per hari dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

Meskipun teh hijau dan teh herbal mengandung oksalat dalam jumlah lebih rendah, konsumsi tetap harus bijak. Salah satu contoh kasus ekstrem terjadi pada tahun 2015, ketika seorang pria di Amerika Serikat mengalami gagal ginjal akibat kebiasaan mengonsumsi 16 gelas teh es setiap hari, dengan estimasi asupan oksalat melebihi 1.500 mg per hari—jauh di atas batas aman 40–50 mg yang disarankan oleh Academy of Nutrition and Dietetics.

Baca Juga :  Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Walau begitu, bukan berarti teh sepenuhnya harus dihindari. Teh susu dinilai lebih aman karena kalsium dari susu dapat berikatan dengan oksalat di saluran pencernaan, sehingga mencegahnya mencapai ginjal.

Namun, prinsip utamanya tetap adalah konsumsi dalam jumlah yang wajar. Teh hijau, meskipun dikenal kaya antioksidan dan lebih rendah oksalat dibandingkan teh hitam, juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan, terutama dalam bentuk ekstrak atau suplemen yang kerap digunakan sebagai pelangsing, karena dapat membebani fungsi ginjal dan hati.

Selain itu, teh dalam kemasan, terutama yang instan atau mengandung pemanis dan perisa tambahan, sering kali mengandung natrium dan fosfor dalam kadar tinggi, yang berbahaya bagi penderita penyakit ginjal kronis (CKD) karena bisa memperburuk kondisi mereka.

Baca Juga :  Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Oleh karena itu, penting untuk membaca label dan memperhatikan kandungan nutrisi sebelum mengonsumsi teh kemasan.

Secara keseluruhan, teh tidak berbahaya bagi ginjal jika dikonsumsi dalam batas wajar, yaitu sekitar dua hingga tiga cangkir per hari. Bahkan, teh dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan konsentrasi, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan bertindak sebagai sumber antioksidan alami.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal, menderita CKD, terbiasa minum lebih dari lima atau enam cangkir teh per hari, atau mengandalkan teh manis dan teh kemasan sebagai minuman utama.

Sebagai langkah pencegahan, disarankan untuk mengganti sebagian konsumsi teh dengan air putih atau teh herbal tanpa tambahan gula guna menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim
Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Minggu, 5 April 2026 - 20:10 WIB

Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:42 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:52 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:14 WIB

Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB