Gelombang Baru COVID-19 Serang India, Kenali Gejala Varian Terbarunya

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus (Freepik.com/freepik)

Ilustrasi virus (Freepik.com/freepik)

1TULAH.COM – India kembali mencatat lonjakan kasus COVID-19 dengan penambahan 391 kasus baru dalam 24 jam terakhir hingga Sabtu, 7 Juni 2025, menurut laporan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India.

Total kasus aktif kini mencapai 5.755, dengan empat pasien meninggal dunia, seluruhnya memiliki penyakit penyerta seperti gangguan tiroid dan sistem pernapasan yang memperparah kondisi mereka setelah terinfeksi.

Lonjakan ini diduga dipicu oleh kemunculan varian baru seperti LF.7, XFG, JN.1, dan subvarian NB.1.8.1. Sebagian besar pasien mengalami gangguan pada saluran pernapasan, baik dalam bentuk ringan maupun berat, termasuk dua kasus serius dari pasien perempuan berusia 66 dan 50 tahun yang dirawat intensif di Rumah Sakit Manipal Broadway karena demam dan gangguan pernapasan serta riwayat penyakit bawaan.

Ahli mikrobiologi Shelly Sharma Ganguly menekankan pentingnya tes COVID-19 pada pasien bergejala, terutama yang memiliki komorbiditas, mengingat ini merupakan kasus baru pertama setelah hampir setahun tanpa laporan infeksi.

Sebagai langkah pencegahan, rumah sakit di berbagai wilayah mulai memperketat pengawasan dan melakukan tes pada pasien dengan gejala mirip COVID-19, khususnya mereka yang tergolong SARI dan ILI.

Partha Guchhait dari Peerless Hospital menyatakan bahwa tindakan ini ditujukan untuk deteksi dini pada pasien berisiko tinggi, bukan untuk menimbulkan kepanikan.

Meskipun sebagian besar kasus saat ini hanya menunjukkan gejala ringan seperti demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama untuk melindungi kelompok rentan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru