Utusan Khusus Jokowi Sampaikan Pesan Prabowo di Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Ke-7 Joko Widodo, Ignasius Jonan, dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono melayat ke Basilika Santo Petrus, Vatikan, Roma, Sabtu (26/4/2025) untuk melihat langsung dan mendoakan mendiang Paus Fransiskus. ANTARA/HO-Instagram @jokowi.

Presiden Ke-7 Joko Widodo, Ignasius Jonan, dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono melayat ke Basilika Santo Petrus, Vatikan, Roma, Sabtu (26/4/2025) untuk melihat langsung dan mendoakan mendiang Paus Fransiskus. ANTARA/HO-Instagram @jokowi.

1TULAH.COM-Utusan khusus Presiden Republik Indonesia, yang dipimpin oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, menghadiri upacara pemakaman Sri Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Roma, pada Sabtu (26/4/2025) waktu setempat.

Kehadiran mereka adalah bentuk penghormatan terakhir dan penyampaian pesan duka cita dari Presiden Prabowo Subianto kepada umat Katolik sedunia.

Tim utusan khusus ini terdiri dari tokoh-tokoh penting, antara lain Menteri Hukum dan HAM Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, dan Ketua Panitia Penyambutan Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 2024, Ignasius Jonan. Mereka mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam mengikuti seluruh rangkaian prosesi pemakaman Paus Fransiskus.

“Pertama-tama, kami ingin menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Ter-Amat Suci Paus Fransiskus, dan juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto serta seluruh umat Katolik yang menghadiri pemakaman di Vatikan,” ujar Joko Widodo di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dalam sebuah tayangan yang diunggah di akun media sosial pribadinya.

Baca Juga :  KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan pesan yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo Subianto,

“Kita kehilangan seorang panutan yang memberikan warisan kecintaan atas perdamaian dunia, kemudian warisan atas kerendahan hati, dan juga warisan untuk seluruh bangsa-bangsa di dunia ini,” kata Jokowi, menyampaikan pesan duka cita dari Presiden RI.

“Akhirnya, kami semua berdoa agar Yang Ter-Amat Suci Paus Fransiskus beristirahat dalam damai, dan semoga jiwanya diterima di pangkuan Tuhan Yang Mahakasih,” lanjut Jokowi.

Prosesi Pemakaman yang Khidmat

Prosesi pemakaman Paus Fransiskus di Lapangan Basilika Santo Petrus dihadiri oleh lebih dari 250.000 pelayat, termasuk para pemimpin negara dan tokoh-tokoh penting dunia. Utusan Khusus Presiden RI berkesempatan untuk melihat langsung peti jenazah Paus Fransiskus dan mendoakan almarhum. Ignasius Jonan, salah satu anggota rombongan, bahkan menyentuh peti jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Baca Juga :  Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Misa pemakaman dipimpin oleh Ketua Dewan Kardinal Takhta Suci, Kardinal Giovanni Battista Re, dan dihadiri oleh para patriark, kardinal, uskup agung, uskup, dan imam dari seluruh dunia. Prosesi Ekaristi diakhiri dengan Ultima commendatio dan Valedictio, menandai dimulainya Novemdiales, sembilan hari masa berkabung dan misa di seluruh gereja Katolik dunia untuk mengenang Paus Fransiskus.

Pemakaman di Basilika Santa Maria Maggiore

Jenazah Paus Fransiskus kemudian dibawa ke Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, Italia, untuk dimakamkan sesuai dengan wasiatnya. Perjalanan jenazah melewati Colosseum dan ribuan pelayat yang memadati jalanan.

Paus Fransiskus menjadi paus pertama dalam 350 tahun terakhir yang dimakamkan di luar tembok Vatikan. Sesuai wasiatnya, ia memilih Basilika Santa Maria Maggiore, gereja favoritnya yang terletak di luar wilayah Vatikan, sebagai tempat peristirahatan terakhir. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Rabu, 9 September 2026 - 18:36 WIB

TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru