Suka Makanan Manis? Hati-Hati Risiko Stroke Mengintai

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minuman kaleng (pexels/Breakingpic)

Ilustrasi minuman kaleng (pexels/Breakingpic)

1TULAH.COM – Stroke kerap terjadi secara tiba-tiba tanpa gejala awal, namun sebenarnya pola makan sehari-hari memiliki peran besar dalam meningkatkan risikonya.

Tak hanya makanan asin atau tinggi lemak yang perlu diwaspadai, konsumsi gula berlebihan juga memberikan dampak serius terhadap kesehatan jantung.

Berdasarkan penelitian yang dimuat dalam BMC Medicine, asupan tinggi gula bebas—termasuk yang berasal dari makanan olahan, minuman manis, jus buah, dan sirup—berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Studi yang melibatkan lebih dari 110 ribu penduduk Inggris berusia 37 hingga 73 tahun ini mengungkap bahwa peningkatan konsumsi gula bebas sebesar 5% berkaitan dengan naiknya risiko penyakit jantung sebesar 6% dan risiko stroke sebesar 10%. Gula bebas dalam penelitian ini tidak mencakup gula alami dari buah dan sayuran utuh.

Sumber utama gula bebas yang paling sering dikonsumsi peserta studi antara lain selai, permen, jus buah, dan berbagai makanan manis lainnya.

Kelompok dengan konsumsi tertinggi mengasup sekitar 95 gram gula bebas setiap hari, atau sekitar 18% dari total kebutuhan energi harian, dan mereka tercatat memiliki risiko tertinggi terkena gangguan jantung maupun stroke.

Asupan gula yang berlebihan juga memberi beban tambahan pada organ hati, yang memetabolisme gula dengan cara yang menyerupai proses pemrosesan alkohol.

Akibatnya, hati berisiko mengalami penumpukan lemak, yang kemudian bisa berkembang menjadi penyakit hati berlemak, diabetes tipe 2, serta berbagai gangguan kardiovaskular lainnya.

Selain itu, gula berlebih juga memicu peradangan kronis dan tekanan darah tinggi, dua kondisi utama yang memperbesar peluang terjadinya penyakit jantung.

Mengurangi konsumsi minuman manis seperti soda dan jus kemasan dinilai sebagai langkah paling efektif dalam mencegah risiko tersebut.

Di sisi lain, studi ini juga menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi serat sekitar 5 gram per hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 4%, meskipun manfaat ini menjadi tidak signifikan ketika indeks massa tubuh diperhitungkan.

Temuan ini memperkuat hasil studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa konsumsi gula tambahan dalam jumlah tinggi berkaitan erat dengan peningkatan angka kematian akibat penyakit jantung.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk beralih pada pola makan yang lebih sehat, seperti memilih karbohidrat dari sumber gandum utuh dan menghindari makanan serta minuman tinggi gula tambahan, demi menjaga kesehatan jantung dan mencegah risiko stroke.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terbaru