Garuda Indonesia Beri Tanggapan Usai Karyawannya Terseret Kasus Uang Palsu

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang palsu (sumber: suara.com)

Ilustrasi uang palsu (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memberikan tanggapan terkait dugaan keterlibatan salah satu oknum karyawan dalam kasus sindikat uang palsu.

Manajemen perusahaan memastikan akan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung.

Direktur Human Capital & Corporate Services Garuda Indonesia, Enny Kristiani, menyatakan bahwa perusahaan sangat menyesalkan terjadinya kasus ini.

Enny menjelaskan bahwa oknum karyawan tersebut sudah menjalani program Cuti di Luar Tanggungan Perusahaan (CDTP) sejak tahun 2022.

“Hingga saat ini, yang bersangkutan belum kembali melaksanakan kewajibannya sebagai pegawai aktif dan tidak tercatat menjalankan tugas dalam lingkup operasional perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu, 13 April.

Baca Juga :  Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027

Enny juga menegaskan bahwa Garuda Indonesia berkomitmen untuk menerapkan prinsip integritas dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta mematuhi proses hukum yang sedang berjalan.

Perusahaan akan menindaklanjuti dengan langkah penegakan disiplin internal, termasuk pemberian sanksi kepegawaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan sanksi maksimal berupa Surat Peringatan Tingkat III (SP3).

“Pengenaan sanksi kepegawaian tersebut akan turut mengacu pada perkembangan proses hukum yang tengah berlangsung,” tambahnya.

Baca Juga :  Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Perusahaan juga memastikan bahwa seluruh pegawainya terus dijaga etika dan integritasnya melalui berbagai langkah peningkatan kesadaran, serta upaya pencegahan, pengawasan, dan pemantauan internal yang terus dilakukan.

Sebagai informasi, tersangka peredaran uang palsu yang terlibat dalam kasus ini adalah Bayu Setio Aribowo alias BY alias BS (40), yang diketahui bekerja di bagian Cargo Niaga PT Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Martua Malau, mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendalami keterlibatan Bayu dalam peredaran uang palsu di Jakarta dan sekitarnya.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Berita Terbaru