Anak Sering Main Hujan? Kenali Dampak Negatifnya

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak bermain hujan (suara.com)

Ilustrasi anak bermain hujan (suara.com)

1TULAH.COM – Mandi air hujan pada dasarnya tidak berbahaya bagi anak selama kondisi tertentu terpenuhi, bahkan beberapa sumber menyatakan bahwa bermain di bawah hujan dapat merangsang kreativitas.

Namun, menurut dr. Nitish Basant Adnani, pakar kesehatan anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sebaiknya anak-anak tidak mandi hujan. Ia menjelaskan bahwa air hujan yang telah tercemar dapat mengandung berbagai mikroorganisme berbahaya, seperti kuman, bakteri, dan virus, yang dapat memicu infeksi.

Oleh karena itu, demi menjaga kesehatan anak, lebih baik menghindari kebiasaan mandi hujan. Meskipun ada pendapat yang menyebutkan bahwa mandi hujan dapat memberikan manfaat bagi anak, seperti meningkatkan keterampilan motorik dan sensorik, memperkaya pengalaman bermain di alam, mengurangi kecemasan, serta membatasi waktu penggunaan gawai, dr. Nitish tetap menegaskan bahwa risiko kesehatan yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan manfaat yang diperoleh.

Baca Juga :  Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Jika anak terlanjur terkena air hujan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera mengganti pakaian yang basah untuk mencegah penurunan suhu tubuh.

Setelah itu, anak disarankan mandi menggunakan air hangat dan sabun agar tubuhnya tetap bersih dan terhindar dari kuman.

Selain itu, dr. Nitish juga mengingatkan bahwa musim pancaroba, seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, sering kali meningkatkan risiko berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih lemah.

Salah satu penyakit yang umum terjadi pada musim ini adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Udara yang lembap selama musim pancaroba menciptakan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme penyebab ISPA, seperti virus dan bakteri, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit pada anak-anak.

Untuk melindungi anak dari berbagai penyakit selama musim pancaroba, terdapat beberapa langkah pencegahan yang dapat diterapkan, antara lain membiasakan anak mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit, serta menggunakan masker saat berada di sekolah, tempat umum, atau lingkungan ramai, terutama bagi anak yang berusia di atas dua tahun.

Baca Juga :  Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Selain itu, penting untuk memberikan makanan dengan gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, dan lemak sesuai kebutuhan, serta memastikan anak mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan vitamin dan mineral, seperti sayur dan buah, untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Perlindungan tambahan juga dapat diberikan melalui suplementasi dan vaksinasi.

Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, IDAI merekomendasikan pemberian suplemen vitamin D selama musim pancaroba dengan dosis 400 unit per hari untuk anak usia 0-1 tahun dan 600 hingga 1.000 unit per hari bagi anak yang berusia satu tahun ke atas.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Berita Terbaru