Bisa Bawa Sial, 5 Barang Ini Tak Boleh Dijadikan Hadiah Imlek

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepatu lari adalah perihal penting saat mengikuti event fun run jarak jauh (sumber: freepik)

Sepatu lari adalah perihal penting saat mengikuti event fun run jarak jauh (sumber: freepik)

1TULAH.COM – Walaupun niatnya baik, ternyata terdapat beberapa barang yang diyakini tak boleh dijadikan sebagai hadiah Imlek. Sebab, barang-barang terlarang itu dianggap dapat membawa kesialan atau nasib buruk di tahun yang baru.

Perayaan tahun baru Imlek tahun 2025 itu sendiri akan jatuh pada hari Rabu, 29 Januari 2025. Jika Anda masih menyiapkan hadiah, pastikan tak memberikan beberapa barang berikut.
Daftar Barang yang Tidak Boleh Dijadikan Hadiah Imlek
1. Sepatu
Dalam bahasa Mandarin, sepatu ialah xie yang penyebutannya sangat mirip dengan kata nasib buruk atau jahat. Karena itulah, pemberian sepatu sebagai hadiah Imlek dapat dianggap bahwa Anda mendoakan nasib buruk.
2. Jam
Baik jam tangan atau dinding sebaiknya tak dijadikan hadiah imlek. Sebab, penyebutan jam (zhong) dalam bahasa Mandarin akan terdengar mirip dengan kata akhir zhong lainnya sering kerap dikaitkan dengan kematian.
3. Barang dengan unsur angka empat
Dalam bahasa Mandarin, penyebutan si untuk angka empat sangat mirip dengan kata si yang artinya kematian.
Karena itulah, Anda tak disarankan memberi hadiah dengan unsur angka empat, seperti 4, 14, 24, dan seterusnya.
4. Payung
Barang yang tidak boleh dijadikan hadiah Imlek selanjutnya adalah payung. Alasannya lagi-lagi sebab penyebutan payung (san) dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata putus (san).
Oleh karena itu, memberikan payung sebagai hadiah Imlek dapat diartikan sebagai isyarat berakhirnya hubungan.
5. Topi
Ingin memberikan topi sebagai hadiah Imlek? Sebaiknya Anda mengurungkan niat itu sebab dalam budaya Tionghoa, topi biasanya dipakai oleh anak-anak ketika orang tuanya meninggal.
Beberapa daerah di Tiongkok juga memercayai jika topi hijau identik dengan perselingkuhan.

Baca Juga :  Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis
Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya
Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?
Awas Modus Penipuan Customer Service Palsu! Orderkuota Ingatkan Pentingnya Jaga OTP dan PIN Akun
8 Ide Lomba 17 Agustus Anak-Anak di Perumahan: Lucu, Seru, dan Edukatif!
Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma
Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?
Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Awas Modus Penipuan Customer Service Palsu! Orderkuota Ingatkan Pentingnya Jaga OTP dan PIN Akun

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:18 WIB

8 Ide Lomba 17 Agustus Anak-Anak di Perumahan: Lucu, Seru, dan Edukatif!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:07 WIB

Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WIB

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Berita Terbaru