Kementan Percepat Cetak Sawah 100.000 Ha di Kalteng, Targetkan Swasembada Pangan

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat koordinasi (rakor) percepatan program cetak sawah di Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kantor Gubernur, Palangka Raya (Dok. Kementan)

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat koordinasi (rakor) percepatan program cetak sawah di Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kantor Gubernur, Palangka Raya (Dok. Kementan)

1TULAH.COM-Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah percepatan program cetak sawah di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Palangka Raya, Selasa (7/1/2025), Kementan menargetkan pembukaan lahan baru seluas 100.000 hektar pada tahun 2025.

Potensi Besar Lahan di Kalteng

Kalimantan Tengah memiliki potensi lahan yang sangat besar untuk pengembangan pertanian. Dari total 500.000 hektar lahan yang ada, 100.000 hektar di antaranya telah siap untuk diolah menjadi lahan sawah. Program ini didukung dengan anggaran yang cukup signifikan, mencakup kegiatan cetak sawah, modernisasi pertanian, optimasi lahan, dan brigade pangan.

Baca Juga :  Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kalteng Rampung, Pemprov dan DPRD Perkuat Akuntabilitas Keuangan

Kolaborasi Antar Kementerian

Kementan tidak bekerja sendiri dalam program ini. Kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sangat penting untuk memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung pertanian, seperti irigasi dan pengendalian banjir. Dengan adanya dukungan dari Kementerian PUPR, diharapkan program cetak sawah di Kalteng dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Manfaat Program Cetak Sawah

Program cetak sawah di Kalteng diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan produksi pangan: Dengan adanya lahan sawah baru, produksi padi di Kalteng dapat ditingkatkan sehingga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
  • Meningkatkan kesejahteraan petani: Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan produksi dan produktivitas.
  • Mencegah banjir: Dengan adanya perbaikan infrastruktur irigasi, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Perkuat Kemitraan dengan Investor

Meskipun program ini memiliki potensi yang besar, namun tetap ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang belum memadai, dan perubahan iklim. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah perlu terus melakukan inovasi dan melibatkan seluruh stakeholder dalam pelaksanaan program.

Program cetak sawah di Kalteng merupakan langkah strategis pemerintah dalam rangka mencapai swasembada pangan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya petani di Kalimantan Tengah. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Sudah Diikuti 16 Kepala Daerah Terjerat OTT, Pengamat Minta Retret Pembekalan Dihapus
DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!
Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?
Rahmanto Muhidin dan Forkopimda Sambut Kapolres Baru Murung Raya
Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah
Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden
Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:16 WIB

Sudah Diikuti 16 Kepala Daerah Terjerat OTT, Pengamat Minta Retret Pembekalan Dihapus

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:15 WIB

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:07 WIB

Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:17 WIB

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:11 WIB

Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:04 WIB

Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Berita Terbaru