BAHAYA! Begini Kata Ahli Gizi Dampak Dari Diet Coke Campur Protein

- Jurnalis

Minggu, 29 Desember 2024 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Foto Susu Bubuk Protein dan Minuman Bersoda

Kolase Foto Susu Bubuk Protein dan Minuman Bersoda

1TULAH.COM – Belakangan ini diet Coke atau Cola tanpa gula menjadi bahan populer dalam berbagai campuran minuman. Bahan viral yang menggabungkan Diet Coke dengan air acar dan cabai jalapeno sempat membuat heboh, khususnya di media social. Setelah dipopulerkan oleh penyanyi terkenal, Dua Lipa.

Kombinasi yang antimainstream ini berhasil menarik perhatian banyak orang, termasuk koki selebritas yaitu Gordon Ramsay yang juga ikut mencoba minuman tersebut.

Tidak hanya itu, resep lain yang mencampurkan Diet Coke dengan minuman berprotein juga ramai diperbincangkan. Seseorang yang berasal dari Utah, Rebecca Gordan, resep inipun juga mengundang perhatian di berbagai platform sosial media.

Campuran Diet Coke dengan minuman protein ini diketahui bagian dari tren “dirty soda,” yaitu sebuah minuman soda yang diperkaya dengan sirup, krimer, atau bahan lain untuk menambah cita rasa.

Meski resep ini menjadi viral, para ahli gizi memberitahukan potensi bahaya bagi kesehatan. Parmeet Kaur yang merupakan Ahli Gizi dari Rumah Sakit Marengo Asia Gurugram, menyebutkan meski Diet Coke dan protein tampak menarik, kombinasi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada pencernaan. Karbonasi dalam Diet Coke dapat menciptakan gas penyebab kembung jika dicampur dengan bubuk protein.

Minuman Bersoda.

Selain itu Diet Coke juga mengandung aspartam yang dapat memicu reaksi sensitivitas pada beberapa orang, seperti sakit kepala atau gangguan pencernaan.

Ahli gizi lainnya, Dr. Bhavna Garg dari Rumah Sakit Yashoda Super Specialty Kaushambi menerangkan bahwa kombinasi Diet Coke dan minuman protein tidak memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan. Bahkan, kandungan kafein dan karbonasi dalam Diet Coke bisa membuat perut terasa kembung serta menimbulkan gangguan kesehatan lainnya.

Meskipun minuman ini populer dan banyak orang yang mencoba, para ahli tetap menghimbau agar minuman berprotein dicampur dengan air, susu, atau alternatif nabati yang lebih aman dan mendukung pencernaan yang lebih baik.

Jika Anda tetap penasaran ingin mencoba minuman viral ini, disarankan untuk memperhatikan kondisi tubuh dan toleransi masing-masing.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Sering Cemas di Rumah? Ini 5 Tips Feng Shui Rumah untuk Atasi Stres dan Jaga Mental Health
Tips Quinn Salman untuk Orangtua: Asah Imajinasi Anak dari Hal Sederhana
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Kebijakan WFH Jumat bagi ASN: Solusi Hemat Pengeluaran hingga Rp400 Ribu per Bulan
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:52 WIB

Sering Cemas di Rumah? Ini 5 Tips Feng Shui Rumah untuk Atasi Stres dan Jaga Mental Health

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:52 WIB

Tips Quinn Salman untuk Orangtua: Asah Imajinasi Anak dari Hal Sederhana

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:38 WIB

Kebijakan WFH Jumat bagi ASN: Solusi Hemat Pengeluaran hingga Rp400 Ribu per Bulan

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terbaru